Senin, 06 Oktober 2014

Kibarkan Bendera

Info

Selasa, 7 Oktober 2014


Kibarkan Bendera



5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih


5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.


5:3 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.


5:4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono–karena hal-hal ini tidak pantas–tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.


5:5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.


5:6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.


5:7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.


5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,


5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,


5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.


5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.


5:12 Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.


5:13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.



Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih. —Efesus 5:1


Kibarkan Bendera


Ratu Elizabeth II telah memerintah atas Kerajaan Inggris selama lebih dari 60 tahun. Kesan anggun dan berkelas telah menjadi ciri dari monarki yang dipimpinnya. Sepanjang hidupnya, sang ratu telah memberikan diri untuk melayani rakyatnya dengan giat, dan oleh karena itu, ia begitu dicintai dan dihormati oleh rakyatnya. Jadi, kamu dapat mengerti pentingnya bendera yang berkibar di atas Istana Buckingham. Berkibarnya bendera itu menandakan bahwa sang ratu sedang berada di dalam kediamannya di jantung kota London. Bendera itu menjadi suatu pernyataan bagi khalayak umum tentang kehadiran sang ratu di tengah-tengah rakyatnya.


Ketika sedang memikirkan hal tersebut, saya teringat bahwa Yesus, Raja kita, telah berdiam di dalam hati kita sebagai Penguasa yang “tidak akan membiarkan engkau dan . . . tidak akan meninggalkan engkau” (Ibr. 13:5). Meskipun bagi diri kita sendiri hal itu sungguh mengagumkan, saya bertanya-tanya apakah orang-orang di sekitar kita akan mengetahui bahwa Yesus berdiam dalam diri kita lewat cara hidup kita? Jika Dia berdiam dalam kita, kehadiran-Nya akan terlihat dari sikap kita. Menurut Rasul Paulus, kita harus menjadi “penurut-penurut Allah” dan hidup “di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi [kita]” (Ef. 5:1-2). Ketika kita melakukannya, kita akan memperlihatkan sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri (Gal. 5:22-23).


Jadi marilah kita kibarkan bendera tanda kehadiran-Nya—bendera yang menyatakan anugerah, kebenaran, dan kasih-Nya—agar banyak orang dapat melihat diri-Nya melalui hidup kita. —JMS


Tuhan, ingatkan aku bahwa kehadiran-Mu di dalam hatiku

dimaksudkan agar orang lain mengetahuinya. Tolonglah agar

aku menghargai segala berkat dari kehadiran-Mu sehingga

aku rela berbagi berkat itu dengan murah hati kepada sesama.


Kibarkan bendera kehadiran Kristus untuk menyatakan bahwa Sang Raja memang berdiam dalam hidupmu.


facebook google_plus


Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu







from WarungSateKaMu.org

via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari