Sabtu, 18 Oktober 2014

Fondasi Yang Benar

Info

Minggu, 19 Oktober 2014


Fondasi Yang Benar



7:24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.


7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.


7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.


7:27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."


7:28 Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya,


7:29 sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka.



Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. —Matius 7:24


Fondasi Yang Benar


“Saya punya kabar buruk untuk Anda,” kata tukang bangunan yang merenovasi sebuah rumah tua yang saya warisi. “Waktu kami berusaha merombak bagian belakang garasi untuk menjadi ruang kantor, kami menemukan bahwa dindingnya nyaris tidak mempunyai fondasi. Kami harus merobohkan dindingnya, menanam fondasi yang benar, dan membangun ulang dindingnya.”


“Haruskah kamu melakukannya?” pinta saya, sambil diam-diam menghitung biaya tambahannya. “Tidak bisakah hanya ditambal saja?” Namun tukang itu tetap pada pendiriannya. “Jika kami tidak menanam fondasi itu pada kedalaman yang seharusnya, pengawas bangunan tidak akan mengizinkannya. Fondasi yang benar itu sangat penting.”


Fondasi yang benar adalah faktor yang membedakan apakah sesuatu akan bertahan lama atau hanya akan berdiri untuk sementara waktu. Yesus mengetahui bahwa meskipun fondasi tidak kelihatan, tetapi hal itu begitu penting untuk menunjang kekuatan dan kekokohan sebuah rumah (Mat. 7:24-25), terutama ketika bangunan itu dilanda bencana alam. Yesus juga mengetahui isi hati para pendengar-Nya. Mereka akan tergoda untuk mengambil jalan yang mudah, mencari jalan-jalan pintas, atau melakukan sesuatu dengan setengah-setengah demi mencapai tujuan mereka.


Fondasi yang lain mungkin saja lebih cepat dan mudah untuk dibangun. Membangun hidup kita di atas fondasi yang benar memang membutuhkan kerja keras, tetapi kebenaran Allah merupakan satu-satunya fondasi yang layak menjadi dasar. Ketika badai kehidupan menerjang, rumah yang dibangun di atas Allah dan ditopang oleh-Nya akan tetap berdiri kokoh. —MS


Ya Bapa, terkadang terjangan badai kehidupan ini begitu kuat dan

mengancam hidup kami. Terima kasih untuk kesetiaan-Mu sebagai

fondasi kebenaran yang dapat kami andalkan. Tolonglah aku untuk

bersandar pada kekuatan-Mu dalam badai hidup yang menerjangku.


Orang yang bijaksana mendirikan rumahnya di atas Allah Sang Gunung Batu yang teguh.


facebook google_plus


Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu







from WarungSateKaMu.org

via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari