Selasa, 01 Mei 2012

Saat Teduh: Kekudusan Tanpa Kompromi

Saat Teduh
Sesaat Bersama Tuhan // via fulltextrssfeed.com
Kekudusan Tanpa Kompromi
May 2nd 2012, 00:02

Posted on Rabu, 2 Mei, 2012 by saatteduh

- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -

Bacaan Alkitab hari ini: Hagai 2

Tanpa pertobatan dan komitmen untuk hidup kudus, pengabdian dan pelayanan kita menjadi persembahan yang cemar dan tidak diperkenan Allah.

Pada masa pelayanan Nabi Hagai, bangsa Israel berpikir bahwa keterlibatan dalam pembangunan Bait Allah yang kudus otomatis membuat mereka menjadi kudus sekalipun mereka bertahan dalam cara hidup yang lama. Sekitar dua bulan setelah pembangunan Bait Allah dimulai, Allah memakai Nabi Hagai untuk memperingatkan bangsa Israel akan kekeliruan persepsi mereka. Hagai diminta untuk bertanya kepada para imam mengenai pengajaran tentang akibat kontak antara benda yang najis dan benda yang kudus. Hukum Taurat mengajarkan bahwa kontak tersebut tidak menguduskan benda yang najis, tetapi menajiskan benda yang kudus (2:13-15; bandingkan dengan Bilangan 19:11-22). Oleh karena itu, keterlibatan dalam membangun Bait Allah tidak menguduskan bangsa Israel.  Sebaliknya, jika mereka tidak hidup kudus, keterlibatan dalam pembangunan hanya menodai kekudusan Bait Allah dan mendatangkan penghukuman Allah (Hagai 2:17-18). Hanya bila disertai dengan komitmen untuk berbalik dari cara hidup yang salah, bertobat, dan komitmen untuk hidup kudus, pembangunan Bait Allah diperkenan dan diberkati Allah (2:19-20).

Sebagai pelayan Tuhan, keterlibatan dalam pelayanan tidak membuat kita menjadi orang yang kudus. Pelayanan tanpa pertobatan dan komitmen hidup kudus justru mencemari pelayanan, bahkan menghina dan mempermalukan Allah yang kudus. Motivasi yang tidak murni, kesombongan yang tersembunyi, dendam yang mendalam, pikiran yang kotor, dan dosa lain yang dipelihara akan menghancurkan dan mencemarkan seluruh hidup pengabdian dan pelayanan kita pada Allah. [H]

Imamat 19:2b "Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus."

Like this:

Be the first to like this post.

Filed under: Renungan Harian

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari