Kamis, 31 Mei 2012

Saat Teduh: Selamat Hidup Bermakna

Saat Teduh
Sesaat Bersama Tuhan // via fulltextrssfeed.com
Selamat Hidup Bermakna
May 31st 2012, 17:00

Posted on Jumat, 1 Juni, 2012 by saatteduh

– Diambil dari bacaan e-RH (www.renunganharian.net), EDISI 1 Juni 2012 -

Baca: Kejadian 5:1-24 Ayat Mas: Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah. (Kejadian 5:24) Bacaan Alkitab Setahun: Kidung Agung

"Selamat panjang umur". Salam itu selalu kita katakan kepada rekan yang berulang tahun sebagai ucapan selamat sekaligus doa. Ya, panjang umur kerap kali dikaitkan dengan hidup yang bahagia. Bagaimana dengan orang yang pendek umur? Sungguhkah mereka tak bahagia sebab tak lagi bisa meneruskan hidup? Benarkah panjang umur merupakan jaminan hidup bahagia dan penuh arti?

Tokoh-tokoh yang disebutkan dalam bacaan Alkitab hari ini memiliki umur yang panjang: Adam 930 tahun (ayat 5); Set 912 tahun (ayat 8); Kenan 910 tahun (ayat 14); Yared 962 tahun (ayat 20); Henokh 365 tahun (ayat 23). Jika kita cermati, terdapat rumusan berulang dalam penulisan kalimat-kalimat tersebut. "X berumur Y tahun, lalu ia mati." Keterangan "lalu ia mati" menunjukkan bahwa betapa pun panjang umur manusia bahkan hingga ratusan tahun manusia pasti mati. Namun, di antara skema yang berulang, terselip catatan menarik yang menyertai kehidupan Henokh. Umurnya lebih pendek dari yang lain, tetapi ia "hidup bergaul dengan Allah" (ayat 24). Alkitab versi Bahasa Indonesia Sehari-hari menerjemahkannya: "Henokh selalu hidup akrab dengan Allah". Dikatakan, ia tidak mati, tetapi diangkat oleh Allah. "Pendek umur" bukan masalah baginya sebab ia telah hidup bagi Tuhan selama di dunia.

Panjang umur ialah berkat Tuhan; tak salah jika menginginkannya. Kita bisa melihat lebih banyak karya Tuhan dalam perjalanan hidup yang lebih panjang. Namun, bagaimana kita menjalaninya, itu jauh lebih penting. Mari memohon Tuhan menolong kita untuk menjalani hidup yang bermakna bersama-Nya sampai kita berjumpa dengan Dia di surga; tak hanya menjalani hidup di dunia untuk kemudian mati sia-sia. Selamat hidup bermakna. –DEW

BUKAN PANJANG UMUR YANG MEMBUAT HIDUP BERMAKNA, MELAINKAN UNTUK APA DAN BERSAMA SIAPA KITA MENJALANINYA.

Like this:

Be the first to like this post.

Filed under: Renungan Harian

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari