Minggu, 07 Desember 2014

Lebih Baik Dari Sebelumnya

Info

Sabtu, 6 Desember 2014


Lebih Baik Dari Sebelumnya



5:1 Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta.


5:2 Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman.


5:3 Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."


5:4 Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: "Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu."


5:5 Maka jawab raja Aram: "Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel." Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian.


5:6 Ia menyampaikan surat itu kepada raja Israel, yang berbunyi: "Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya."


5:7 Segera sesudah raja Israel membaca surat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya serta berkata: "Allahkah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? Tetapi sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara-gara terhadap aku."


5:8 Segera sesudah didengar Elisa, abdi Allah itu, bahwa raja Israel mengoyakkan pakaiannya, dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya: "Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel."


5:9 Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa.


5:10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir."


5:11 Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!


5:12 Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?" Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.


5:13 Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."


5:14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.


5:15 Kemudian kembalilah ia dengan seluruh pasukannya kepada abdi Allah itu. Setelah sampai, tampillah ia ke depan Elisa dan berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!"



Lalu pulihlah tubuh [Naaman] kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir. —2 Raja-Raja 5:14


Lebih Baik Dari Sebelumnya


Ketika masih batita, anak-anak saya memiliki kulit yang hampir sempurna. Kulit mereka begitu halus. Mereka tidak memiliki siku tangan yang kering atau bagian-bagian kasar pada kaki mereka. Begitu mulus dan segarnya kulit mereka sehingga sangat kontras dengan kulit saya yang selama bertahun-tahun telah diwarnai luka-luka lama yang membekas dan bagian kulit yang mengeras.


Sebagai seorang prajurit yang perkasa dan panglima dari tentara Syria, Naaman mungkin memiliki kulit yang kasar dan parut luka akibat perang. Selain itu, ia juga mengidap penyakit kulit yang parah, yakni kusta. Ketika seorang gadis pelayan menyebut bahwa Nabi Elisa dapat menyembuhkan dirinya, Naaman pun mengunjunginya. Ia mengikuti instruksi Elisa, dan tubuh yang berpenyakit itu lalu menjadi “seperti tubuh seorang anak” (2Raj. 5:14). Pemulihan itu membuat Naaman lebih sehat secara fisik maupun rohani. Setelah disembuhkan, ia pun berseru, “Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel” (ay.15). Lewat pengalaman ajaib itu, ia belajar bahwa hanya ada satu Allah saja (1Kor. 8:6).


Seperti Naaman, kita dapat menerima pelajaran-pelajaran yang penting tentang Allah sebagai hasil dari beragam pengalaman hidup kita. Menerima sebuah berkat dapat menunjukkan belas kasih dan kebaikan-Nya kepada kita (Mat. 7:11). Pengalaman dalam mengatasi atau menanggung sebuah pencobaan dapat membantu kita untuk melihat kesanggupan dan pemeliharaan Allah. Bertumbuh dalam pengenalan akan Dia (2Ptr. 3:18) akan membuat kita semakin sehat secara rohani. —JBS


Bapa, tolong aku belajar lebih banyak tentang-Mu

sembari aku hidup di tengah dunia ini. Biarlah pengenalan itu

membangkitkan pujian yang baru di dalam hatiku

dan sebuah hasrat untuk semakin menjadi seperti-Mu.


Pelajaran-pelajaran tentang Allah dapat ditemukan lewat beragam pengalaman hidup.


facebook google_plus


Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu







from WarungSaTeKaMu.org

via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari