Jumat, 30 Januari 2015

Pintu Yang Menutup

Info

Sabtu, 31 Januari 2015


Pintu Yang Menutup



5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.


5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.


5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.


5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.


6:1 Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.


6:2 Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.



Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu. —2 Korintus 6:2


Pintu Yang Menutup


Bip, bip, bip, bip. Bunyi peringatan dan lampu yang berkedip memberitahukan para penumpang bahwa pintu kereta akan segera menutup. Namun demikian, ada saja beberapa orang yang sudah terlambat tetapi ingin tetap berusaha menerobos dan masuk ke dalam kereta dengan terburu-buru. Pintu itu pun menjepit salah satu dari mereka. Untunglah pintunya terbuka kembali, dan penumpang itu dapat masuk ke gerbong dengan aman. Saya terkadang heran mengapa orang mengambil risiko semacam itu, padahal kereta berikutnya akan tiba hanya dalam waktu 4 menit kemudian.


Ada sebuah pintu yang jauh lebih penting, yang harus kita masuki sebelum pintu itu menutup. Itulah pintu belas kasihan Allah. Rasul Paulus mengatakan kepada kita, “Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu” (2Kor. 6:2). Kristus telah datang, mati untuk dosa-dosa kita, dan telah bangkit dari kubur. Dia telah membuka jalan bagi kita untuk diperdamaikan dengan Allah dan telah menyatakan hari penyelamatan itu kepada kita.


Hari ini adalah hari penyelamatan itu. Suatu hari nanti, pintu belas kasihan itu akan menutup. Bagi mereka yang menerima dan melayani Kristus, Dia akan berkata, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan” (Mat. 25:34). Namun mereka yang tidak mengenal Dia akan mendapatkan hukuman kekal (ay.46).


Respons kita terhadap Yesus Kristus menentukan akhir hidup kita. Hari ini Yesus mengundang kita, “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat” (Yoh. 10:9). —PFC


Hari ini gerbang-Mu terbuka,

Dan semua yang memasukinya

Akan mendapat sambutan dari Bapa,

Dan pengampunan atas dosa mereka. —Allen


Tiada hari yang lebih baik selain hari ini untuk bergabung dalam keluarga Allah.


Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran 25-26, Matius 20:17-34


Photo credit: Keoki Seu / Foter / CC BY-NC-SA


facebook google_plus


Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu







from WarungSaTeKaMu.org

via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari