Minggu, 04 Januari 2015

Perlu Dipasang

Info

Senin, 5 Januari 2015


Perlu Dipasang



4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!


4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!


4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.


4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.


4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.


4:9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.


4:10 Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirnya pikiranmu dan perasaanmu bertumbuh kembali untuk aku. Memang selalu ada perhatianmu, tetapi tidak ada kesempatan bagimu.


4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.


4:12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.


4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.



Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah. —Filipi 4:6


Perlu Dipasang


Putri kami dan calon suaminya sangat gembira menerima hadiah pernikahan sebelum hari pernikahan mereka. Salah satu hadiah itu adalah sebuah rak kayu yang harus dipasang—dan saya mengajukan diri untuk membantu memasangnya karena mereka sudah sangat sibuk dalam mempersiapkan pernikahan mereka. Memasang rak itu ternyata lebih mudah daripada yang saya bayangkan, meski tetap butuh beberapa jam untuk menyelesaikannya. Semua bagiannya yang dari kayu sudah dipotong dan dilubangi, dan semua perkakas yang dibutuhkan untuk memasangnya sudah tersedia. Instruksinya sangatlah jelas dan lengkap.


Sayangnya, sebagian besar kehidupan kita tidak demikian. Tidak ada petunjuk-petunjuk sederhana yang diberikan untuk kita dalam menjalani hidup ini dan tidak semua bagian yang kita perlukan tersedia. Kita masuk ke dalam situasi-situasi yang tidak kita mengerti atau yang tidak mudah untuk kita selesaikan. Kita begitu mudah merasa kewalahan dalam menghadapi masa-masa sukar itu.


Namun, kita tidak perlu menghadapi segala beban kita seorang diri. Allah ingin supaya kita membawa beban-beban itu kepada-Nya: “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah . . . Damai sejahtera Allah . . . akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus” (Flp. 4:6-7).


Kita memiliki Juruselamat yang sungguh memahami kita dan Dia memberikan damai sejahtera-Nya di tengah-tengah pergumulan hidup yang kita hadapi. —WEC


Haraplah Hu,

Allah janji-Nya teguh—

Berkat-Nya berlimpah,

Damai g’nap penuh. —Havergal

(Nyanyian Kemenangan Iman, No. 84)


Kedamaian diperoleh dengan menyerahkan setiap kekhawatiran kita kepada Allah.


Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 13-15, Matius 5:1-26


Photo credit: EJP Photo / Foter / CC BY-NC-SA


facebook google_plus


Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu







from WarungSaTeKaMu.org

via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari