Tampilkan postingan dengan label bebas dari dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bebas dari dosa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Maret 2012

Yesus Kristus-Anugerah Allah bagi Manusia

Renungan menyambut Paskah : 

Yesus Kristus-Anugerah Allah yang sempurna bagi Manusia

Bahan Bacaan Renungan Harian Kristen hari ini : I Petrus 1:18-19

renungan paskah
Paskah adalah salah satu favorit saya, selain Natal tentunya. Tidak ada yang menyenangkankan seperti ketika Paskah tiba dan kegiatan mencari telur Paskah yang diadakan bagi anak-anak. Minggu ini kita memperingati minggu sengsara ke enam, beberapa hari lagi kita akan merayakan Paskah. Saya ingin menitikberatkan topik kita kali ini pada Pengorbanan Yesus Kristus Anak Allah bagi kita, umat manusia yang berdosa ini.

Sesungguhnya Allah sangat mengasihi kita manusia sehingga Ia memberikan Anugerah termulia bagi manusia. Anugerah ini adalah Yesus, bayi dalam palungan. Juruselamat dunia. Dan Ia membawa janji keselamatan, cinta tanpa syarat, harapan tanpa akhir dan kehidupan kekal bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
"Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di Kota Daud" (Lukas 2:11).
Saya harap anda juga bersemangat seperti saya dalam berbagi karunia ini dengan orang lain. Seperti kita berjalan dalam iman bersama-sama, memberikan kasih Allah kepada jutaan orang di seluruh dunia.

Kitab Ibrani mengatakan, "Kristus menyerahkan dirinya sendiri kepada Allah sebagai kurban sempurna untuk dosa-dosa kita" (9:14, NIV). Yesus adalah Anugerah Sempurna Tuhan untuk kita. Alasan Yesus datang ke bumi untuk memberikan diriNya di kayu salib bagi kita. Dan seperti anak domba ke pengorbanan (dalam Perjanjian Lama), Yesus harus menjadi sempurna dan tidak bercacat dalam rangka untuk menjadi Juruselamat kita. Tapi ada juga harga yang harus dibayar untuk karunia yang telah Allah berikan bagi manusia. Berikut adalah pernyataan yang luar biasa dalam Alkitab : 
"Kamu tahu bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu, bukan dengan barang yang fana bukan pula dengan perak atau emas ... tapi dengan darah Kristus..." (1 Petrus 1:18-19). 
Yesus membayar harga yang tinggi sehingga Anda dan saya bisa memiliki karunia hidup kekal. Tuhan dapat membuat emas dan perak yang banyak seperti debu di bumi. Tapi ketika diperhadapkan dengan dosa-dosa kita manusia, Tuhan harus membayar harga termahal yang dapat dibayangkan ... Dia harus mengorbankan Anak-Nya! Kenapa harus demikian ??? Tuhan ingin menunjukan kepada manusia bahwa demi kita manusia yang berdosa ini Tuhan rela mengurbankan Anak-Nya. Yesus merupakan perwujudan kasih Allah terhadap umat manusia, Dia Mewujudkan Janji Cinta Tanpa Syarat, Harapan yang tak pernah pudar dan Kehidupan Kekal bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya .

Apakah Anda pernah memberikan hadiah yang persis seperti apa yang orang lain inginkan? Sebuah hadiah yang sempurna, yang akan membawa sukacita bagi orang yang membukanya? Saya menyukai apa yang dikatakan Rasul Paulus dalam 2 Korintus 9:15. Setelah berbicara tentang sukacita dan berkat dari memberi, Paulus kewalahan memikirkan semua yang telah Allah berikan kepada kita. Jadi, bukannya mencoba untuk menggambarkan semuanya dalam kata-kata dia hanya berkata, "Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!".

Yesus adalah Anugerah Allah yang sempurna, hadiah yang tak terlukiskan. Dan hal yang menakjubkan adalah bahwa tidak hanya kita dapat menerima karunia ini, tetapi kita mampu berbagi dengan orang lain. Alkitab memberitahu kita bahwa kita adalah Tubuh Kristus di bumi! Lengan kami adalah lengan Yesus seperti pada saat kita menjangkau orang lain dalam kasih. Suara kita adalah suara Yesus saat kita berbagi kata-kata dorongan dan harapan dengan orang lain. Tangan kita adalah tangan Yesus yang membawa penyembuhan dan kenyamanan kepada mereka yang membutuhkan. Ketika kita mengulurkan tangan kenyamanan untuk memenuhi kebutuhan orang lain, Allah akan melihat bahwa kebutuhan kita terpenuhi! 
Yesus berkata, "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu" (Lukas 6:38). 
Jadi mari kita terus menabur benih cinta, benih dorongan, bibit harapan, benih benih penyembuhan dan berkat dalam kehidupan orang lain. Amin !

Minggu, 18 Maret 2012

DOSA KESOMBONGAN

YA TUHAN, AMPUNILAH DOSA KESOMBONGAN KAMI

Bahan Bacaan Renungan Harian Kristen hari ini : Yehezkiel 26:1-21

Pada hakikatnya, ada tiga perkara pada umumnya yang menjatuhkan manusia, yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang dipatuhi, dan seorang yang membanggakan dirinya sendiri alias "sombong". Kesombongan... saudara, adalah salah satu penyakit qalbu yang paling mematikan. Penyakit ini membuat seseorang terlempar jauh dari hakikatnya sebagai manusia yang sesungguhnya. Blaise Pascal dalam salah satu ungkapannya pernah berkata bahwa salah satu sifat manusia adalah: “orang berdosa yang merasa dirinya benar.” Kesombongan tidak lain merupakan ‘pendewaan terhadap diri sendiri’, di mana seseorang menganggap dirinya lebih tinggi daripada yang sepatutnya.

Berbicara tentang kadar kesombongan, ada satu bentuknya yang terkadang sering dilakukan, walau tanpa disadari, yaitu meremehkan orang lain. Tanpa sadar kita menganggap orang lain masih kalah hebat dari kita dan menganggapnya tidak mungkin bisa menyaingi atau menandingi kita, baik itu dalam segi ilmu, kepemilikan harta benda, rupa fisik, keterampilan dan lain-lain. Meremehkan orang lain, merupakan bentuk kesombongan yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Walau terkadang cara operasinya terkadang kurang terlalu kentara. Bisa jadi, tanpa suara istilahnya. Ya, terkadang bisikan-bisikan setan mempengaruhi agar kita meremehkan orang lain dan merasa diri ‘lebih segala-galanya’. Lebih dari orang lain tentu saja!

Terhadap dosa kesombongan, Alkitab mencatat betapa tegas dan keras tindakan yang Allah lakukan untuk menentang dosa tersebut. Akibat yang dialami pelakunya benar-benar mendatangkan kehancuran. Allah menentang orang yang sombong dan Allah pasti akan menghukumnya. Penyakit semacam ini saudara, juga menghinggapi bangsa Tirus seperti yang dicatat dalam nas ini. Lihatlah akibatnya! Apa bentuk kesombongan mereka hingga mereka dimurkai oleh Tuhan? Ini saudara! Tirus bersukacita atas kejatuhan Yerusalem karena percaya bahwa mereka akan memperoleh keuntungan keuangan karena Yehuda selaku saingan kini sudah tidak ada. Tirus adalah bangsa yang kuat dalam kelautan dan perniagaan. Ia menjadi panutan bangsa-bangsa pesisir dan ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. Keinginan Tirus akan kekayaan tanpa memikirkan penderitaan yang diakibatkan olehnya pada orang lain mendatangkan hukuman Allah (bdk. Yes. 23:1-18).

Dalam kesombongannya Tirus melihat kehancuran umat Tuhan dengan rasa syukur. Mereka malah sesumbar untuk menjadikan Yerusalem jarahan mereka (ayat 2). Mereka menjadi serakah! Justru keserakahan Tirus menjadi bumerang buat mereka (ayat 5). Tuhan melakukan pembalasan. Tidak satupun dari yang mereka megahkan akan tinggal tegak, semua akan dihancurkan dan dijarah bangsa lain. Semua ini terjadi agar mereka tahu bahwa Tuhan, Allah orang Israel, adalah Allah yang menjaga umat-Nya. Dan bayangkan saudara, akibat hukuman dosa kesombongan yang mereka terima, satu kota yang megah, kuat, dan kaya (ayat 12; bdk. Zak. 9:3) serta tersohor akan menjadi reruntuhan, bagai kota mati. Bahkan kota itu akan tidak lagi dikenal orang karena ditelan oleh daratan bumi. Saudara, ketika manusia dihinggapi oleh sifat kesombongan, maka biasanya ia tidak lagi akan bergantung sepenuhnya kepada Allah. Bahkan tidak jarang, Allah pun diremehkannya. Dianggapnya tidak ada sama sekali. Kesombongan membuat seseorang merasa dirinya seolah-olah ‘bebas’ dari Allah, ‘merendahkan’ Allah, karena disadari atau tidak, menganggap diri mampu menyamai Allah.

Akibat dari Kesombongan

Ada begitu banyak orang di dunia ini, yang mengalami kegagalan, kehancuran, akibat dari kesombongan itu sendiri. Merasa yang paling hebat, paling pintar, paling cerdas, paling kaya, paling kuat, tidak terkalahkan, atau apapun, yang pada akhirnya membuat dia berhenti berproses, tanpa disadari. Sedangkan kehidupan itu sendiri sangat dinamis, ada kalanya kita diatas, dan ada kalanya pula kita berada dibawah. Dan ketika kita berada diatas, seolah kita adalah rajanya, penguasanya, sehingga bisa dengan mudah mentertawakan orang lain, merendahkan orang lain, menghina, dan dengan segala keburukan lainnya. Akan tetapi ketika kita memasuki aliran kebawah, maka kita akan mengeluh, merasa yang paling susah, mengemis bantuan kepada orang lain, menyesal, atau bahkan hancur berkeping-keping. Kesombongan membuat manusia angkuh dan serakah. Tidak jarang diikuti sikap ketakaburan. Ingin menguasai segalanya. Ingin menaklukkan segalanya dengan cara apa saja. Lihatlah contohnya, Adolf Hitler dengan ambisinya dan keangkuhannya yang membuat dia mendapatkan kehancuran total.

Cara Menjauhi Dosa Kesombongan

Saudara, kita telah melihat betapa Allah sangat membenci kesombongan serta akibat yang diterima oleh para pelakunya. Ketika kita menyadari siapa diri kita sebenarnya di hadapan Tuhan, apakah mungkin masih ada hal yang dapat kita banggakan bahkan sombongkan? Sebagai umat Tuhan kita perlu memerangi dan menjauhi dosa kesombongan ini. Bagaimana caranya? Bagaimana cara kita memerangi dan menjauhi dosa kesombongan? Saudara, hal penting yang harus kita lakukan adalah dengan mengenakan sifat kerendahan hati (Ef. 4:2; Kol. 3:12). Kita dapat menjadi seorang yang rendah hati apabila kita dapat mengenal diri kita sendiri. Seorang bernama Bernard berkata: “Sifat rendah hati itu adalah sifat yang membuat manusia sadar akan ketidaklayakannya, sebagai akibat dari pengenalan yang paling dalam akan dirinya sendiri.” Ya Tuhan, ampunilah dosa kesombongan kami, entah yang kami sadari maupun yang tidak kami sadari... AMIN.
_______________________________
(Oleh: Pdt.Kristinus Unting, STh.,M.Div)

Sabtu, 03 Maret 2012

Kuasa Tuhan Tidak Terbatas

Ayat Bacaan Renungan Harian Kristen hari ini: 

"Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar ..." (Yesaya 59:1).


Pada suatu hari Minggu, seorang wanita datang kepada seorang pendeta untuk berdoa pada waktu doa di salah satu kebaktian gereja. Dia mengatakan kepada pendeta itu bahwa dia telah membuat beberapa keputusan yang salah dalam hubungannya dengan putrinya, dan mereka berada dalam perselisihan dan tidak berbicara satu sama lain. Wanita itu begitu putus asa. Sepertinya tak ada harapan untuk situasi menjadi normal seperti semula. Sepertinya ada sebuah gunung di antara dirinya dan putrinya.
Saat pendeta mendengarkan ceritanya, secara jujur dalam hati dia berkata bahwa dia tidak tahu apa yang harus dikatakan dalam doanya, tetapi ketika pendeta itu mulai berdoa, seakan-akan mendengar dirinya berkata sesuatu yang dia rasa tidak pernah dikatakan sebelumnya. Dia berkata, "Tuhan, sepertinya tangannya terikat Tidak ada lagi yang bisa dia lakukan.." Kemudian sesuatu menggerakan hatinya dan dia berkata, "Tapi Tuhan, meskipun tangannya terikat, aku tahu tangan Tuhan tidak terikat." Begitu kata-kata melewati bibirnya, sesuatu melompat dalam dirinya dan dia melihat cahaya harapan bersinar pada wajah wanita itu. Wanita itu segera mengubah fokus dan penuh dengan iman. Dia (wanita itu) tahu dia tidak memiliki semua jawaban, tapi dia bisa melihat melampaui batasnya pikirannya dan membuka hatinya untuk apa yang Tuhan bisa lakukan dalam hidupnya. Dengan imannya dia yakin bahwa Tuhan akan membuka jalan agar hubungan dia dan putrinya akan kembali harmonis seperti sedia kala.

Hari ini, mungkin anda sedang menghadapi situasi yang sama atau mirip seperti wanita tadi, dan merasa seperti tangan anda terikat dan anda tak berdaya. Mungkin suara-suara negatif yang terus berdengung dalam kepala anda, mengingatkan anda bahwa itu tidak akan berhasil, atau hal-hal yang tampaknya tidak mungkin terjadi. Mungkin benar bahwa tangan terikat dan tak berdaya, semua usaha telah anda lakukan tapi hasilnya tetap sama : tak berhasil! Tetapi ingatlah selalu bahwa tangan Tuhan tidak pernah terikat. Dengan Dia, segala sesuatu mungkin. Dia bisa melakukan apapun yang diperlukan untuk membawa Anda melalui semua pergumulan anda. Kekuasaan-Nya tidak terbatas! Tidak ada yang terlalu sulit bagi-Nya!

Tidak hanya tangan-Nya bebas untuk membantu Anda hari ini, tetapi tangan-Nya selalu berusaha meraih anda, mengundang anda untuk datang dan mendapat ketenangan jiwa anda. Tidak peduli apa yang telah anda lakukan, tidak peduli apa yang telah menimpa anda, kasih Allah tidak mengenal batas. Dia siap, bersedia dan mampu membantu anda ketika anda datang kepada-Nya

Hari ini, saya ingin supaya anda mencoba untuk melihat melampaui batas pikiran anda dan mempertimbangkan apa yang Tuhan bisa lakukan dalam kehidupan anda. Anda mungkin tidak melihat sebuah jalan keluar dari masalah atau pergumulan anda, tapi Tuhan bisa membuat jalan keluar bagi anda. Tidak peduli apa yang akan anda hadapi, hadapi itu dalam iman dan jangan mundur. Tangan-Nya tidak pernah terikat, dan Dia lebih dari mampu melakukan hal yang mustahil dalam hidup anda!.

"Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar ..." (Yesaya 59:1).
___________________

Selasa, 07 Februari 2012

Jangan Menyerah - Tuhan Yesus beserta Kita !

Ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan keinginan atau rencana yang telah kamu buat, ketika kamu melihat tak ada yang berubah/stagnan, apakah kamu tergoda untuk berhenti untuk berusaha ???

Aku punya teman yang berjuang untuk bebas dari kecanduan obat untuk waktu yang lama, bertahun-tahun. Di SMA, ia bergaul di lingkungan yang salah, dan sepuluh tahun kemudian, dia masih kecanduan. Dia orang baik, memiliki keluarga yang baik. Dia telah pergi ke banyak konseling dan ke pusat-pusat pengobatan yang berbeda tanpa keberhasilan. Saya sudah berdoa untuk dia secara pribadi di altar gereja beberapa kali. Pemuda ini bisa dengan saja dengan mudah untuk menyerah dan berpikir, "Yah, mungkin inilah hidup ku. Ini tidak akan pernah berubah."
Tapi tidak, ia tidak menyerah ia tetap bersikeras. Dia telah menetapkan keputusannya untuk tidak menyerah. Meskipun ia akan jatuh, ia akan kembali berjuang dan berusaha lagi dan lagi.

Sekitar setahun yang lalu, saya bertemu dengannya dan dia mengatakan bahwa setelah kecanduan selama dua belas tahun, dia sekarang benar-benar bebas. Saya mengucapkan selamat dan bertanya bagaimana ia melakukannya. Saya pikir mungkin dia pergi ke beberapa jenis program rehabilitasi baru, program khusus. Namun dia mengatakan, "saya tidak melakukan sesuatu yang baru, Bahkan, saya tidak mencoba apapun.. saya hanya berdoa dan pasrah dan kemudian seperti sesuatu yang muncul di dalam, seperti sebuah dorongan, sebuah kekuatan untuk dapat menahan diri dari godaan untuk memakai obat-obatan. Semua tiba-tiba, saya tidak memiliki keinginan lagi untuk menggunakan bahkan untuk mencoba obat-obatan lagi. kekuatan yang belum pernah saya rasakan sebelumnya." Yang menarik adalah bahwa dalam beberapa tahun terakhir, ia bisa berhenti selama dua atau tiga minggu, tapi kemudian ia akan mendambakan obat yang begitu kuat dan selalu akan kembali ke sana. Dia tidak bisa menahan godaan. Namun dia mengatakan, "Kali ini aku bahkan tidak tergoda oleh itu lagi.." Itulah kuasa Allah yang telah bekerja dalam hidup pria ini! Allah telah mengambil dia dari jangkauan musuh (iblis)!

Teman, dalam kehidupan ini kita seringkali jatuh dalam berbagai persoalan. Anda mungkin memiliki beberapa kemunduran bahkan kegagalan. Ingat, seorang atlet dalam pelatihan untuk menjadi lebih kuat melalui sebuah perjuangan. Hal yang sama berlaku dalam perjalanan kehidupan rohani Anda, dengan perjuangan melawan setiap cobaan yang membuat Anda lebih kuat. Setiap kali Anda bangkit kembali, Anda akan lebih baik. Anda lebih bijaksana. Anda lebih kuat. Jika Anda tetap berusaha dan berjuang maka anda akan terus mendapatkan kembali, suatu hari mungkin juga pada saat ini, Anda akan memiliki kekuatan dari Tuhan untuk berdiri dalam kemenangan total!

Hari ini, ketahuilah bahwa yang lebih besar adalah DIA yang ada padamu dari pada roh yang ada di dalam dunia. Jika Allah di pihak Anda, siapakah yang akan melawan Anda? Kekuatan kegelapan mungkin telah memegang Anda kembali di masa lalu, tetapi saatnya untuk bangkit dalam iman kepada Yesus Kristus dan terus maju! Bahwa kecanduan tidak akan mengalahkan engkau, saya menyatakan itu akan segera berakhir. Anda hanya perlu terus berusaha di dalam Tuhan, tetap memuji Dia dan bersyukur kepada Allah karena kemenangan itu. Terus belajar dan menaati FirmanNYA. Tidak akan lama sebelum rantai jatuh sehingga Anda dapat berjalan dalam kebebasan dan kemenangan sebagaimana yang telah direncanakan Allah!


"Jadi, apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka"  
(Yohanes 8:36)

Senin, 30 Januari 2012

Melupakan Masa Lalu dan Bergerak Maju didalam Allah

Ayat Bacaan Renungan Harian Kristen hari ini:

Filipi 3:13-14,  "Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus".

Apa yang dikatakan Paulus dalam Filipi 3:13, pada dasarnya bahwa ia tidaklah sempurna, "Kau tahu, aku tidak sempurna, saya belum mencapai semuanya.. Tapi satu hal yang saya lakukan-saya mengarahkan diri pada apa yang di depanku." Dia fokus pada bergerak maju. Dia tidak mau tinggal di mana dia berada sekarang. Dia tidak ingin puas biasa-biasa saja. Dia membuat keputusan untuk terus tumbuh dan berusaha untuk maju. Dan kemudian, ia memberitahu kita apa yang dia lakukan untuk maju, ia melepaskan diri dari (dosa) masa lalu. Dia "melupakan" apa yang ada di belakangnya. Dengan kata lain, ia tidak terpaku dengan (dosa) masa lalunya. Dia tidak membiarkan hal itu menahannya. Sebaliknya, ia mengarahkan masa depannya dengan berpedoman pada Firman Tuhan.

Ini tidak selalu mudah. Bahkan, ini adalah sebuah pertarungan. Tapi, itu pertarungan yang bagus. Alkitab menyebut ini pertandingan iman. Apakah Anda tahu apa yang membuat pertarungan yang bagus? Ketika Anda berada di pihak yang menang! Anda tahu bahwa Anda menang selama Anda terus berdoa, terus menyatakan kasih Allah, tetap mengampuni, tetap mentaati Firman-Nya. Anda harus tinggal dalam permainan jika Anda tahu akan menang! Musuh (iblis) akan mencoba sepanjang waktu untuk mengambil Anda keluar dengan mengingatkan Anda tentang apa yang terjadi di masa lalu Anda. Dia akan mengingatkan Anda setiap kali Anda membuat kesalahan atau mengatakan sesuatu yang salah. Iblis akan terus menyerang dengan segala daya di medan perang pikiran Anda. 
Tapi apakah Anda tahu bagaimana untuk melawan pikiran-pikiran negatif ketika mereka datang? Anda hanya dapat melawannya dengan berbicara kebenaran Firman Tuhan. Lihat, Anda tidak dapat berbicara satu hal dan berpikir tentang sesuatu yang berbeda. Pikiran Anda harus mengikuti kata-kata Anda. Itulah mengapa Matius 6:31 mengatakan, "Sebab itu janganlah kamu khawatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?" 
Karena ketika Anda mengatakan sesuatu, Anda memegang itu dalam hati Anda. Jika Anda mengucapkan kata-kata khawatir, Anda akan memegang khawatir. Jika Anda berbicara janji-janji Allah, Anda memegang janji Allah.

Hari ini, saya mendorong Anda untuk memegang hal-hal baik yang Tuhan telah sediakan untuk masa depan Anda. Seperti Paulus, jika ada satu hal yang menjadi fokus pada tahun ini, fokuslah pada bergerak ke depan. Fokuslah pada berbicara Firman Allah atas diri dan keluarga Anda setiap hari. Memegang kebenaran. Mengikat ke hati Anda. Biarkan Firman Allah memelihara dan menyegarkan jiwa Anda. Ketika Anda mengatur fokus ke depan, Anda akan bergerak maju dan menjadi apa yang telah Tuhan rencanakan bagi anda.
_________________________
Renungan Harian Kristen

Jumat, 27 Januari 2012

Lahir Baru - Dilahirkan Kembali

Yohanes 3:3
"...Sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah"

Ada seorang pria di dalam Alkitab yang bernama Nikodemus, ia bertanya kepada Yesus, "Apa yang dimaksud dengan lahir baru?? Apa artinya dilahirkan kembali?? Bagaimana seseorang bisa masuk ke rahim ibu mereka untuk kedua kalinya?" Yesus menjawab dengan menjelaskan bahwa dilahirkan kembali berarti bahwa roh kita yang terlahir kembali dan dibuat hidup. Roma 10:9-10 mengatakan bahwa kita dilahirkan kembali ketika kita mengatakan "ya" kepada Yesus.

Mengatakan "ya" kepada Yesus berarti percaya dalam hati kita, bahwa Yesus dibangkitkan dari kematian dan mengakui bahwa Dia adalah Tuhan dan Juruselamat kita. Ketika kita mengatakan "ya" kepada Yesus dan menyerahkan hidup kita kepada-Nya, kita segera menjadi hidup dalam roh kita. Bila kita menerima pengampunan-Nya, kita dibersihkan dari semua dosa dan segala kejahatan. Roh Kudus Allah akan berdiam dalam hati kita, dan kita dibuat baru! Seolah-olah Dia mengambil keluar DNA yang membuat kita untuk berdosa dan menggantikannya dengan DNA yang suci. Dan kita tidak diprogram untuk berdosa lagi, bahkan, menjadi sulit untuk hidup dengan cara lama yang sama karena ada hasrat baru untuk Allah di dalam diri kita.
I Yohanes 5:12 berkata bahwa, "Barangsiapa memiliki Anak ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak Allah tidak memiliki hidup". Dan kehidupan yang Yesus berikan adalah abadi dan berlimpah, penuh dengan sukacita dan kedamaian abadi!
Mengatakan "ya" kepada Yesus bukan hal yang satu kali; dalam artian tidak hanya kita berkata "ya" kepada Yesus kemudian ya sudah, berhenti sampai disitu. Tidak saudara, tidak seperti itu. Ini dimulai dengan penyerahan diri, kita harus bangun setiap pagi dan mengatakan "ya" kepada-Nya dalam pikiran kita, dalam sikap kita dan dalam tindakan kita. Kita harus mengatakan "ya" untuk mentaati Firman-Nya dan memilih untuk merangkul janji-janji-Nya yang berharga dengan iman. Sama halnya ketika kita berlatih dan makan setiap hari agar tubuh kita tumbuh dan menjadi kuat, kita pun harus berlatih dan memberi makan roh kita setiap hari sehingga dapat tumbuh dan menghasilkan hal-hal besar yang telah Allah siapkan didalam kita!

Saya mendorong Anda hari ini, jika Anda belum sepenuhnya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, saatnya untuk mendapatkan kehidupan yang baru! "Ya Yesus saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamatku dan berserah penuh kepada-MU, buatlah hidupku menjadi baru seturut kehendak MU!" Ucapkan doa ini dari hati Anda dan biarkan Dia membuat Anda menjadi baru.

Jika Anda sudah dilahirkan kembali, luangkan waktu untuk menyelidiki hati Anda dan melihat apakah ada area yang telah tertutup bagiNya. Membuka hati Anda dan berkata "ya" di setiap area. Selalu ingat bahwa Dia mengasihi Anda dengan kasih yang kekal, dan Dia memiliki rencana yang indah untuk masa depan Anda. Jangan buang waktu lagi dengan rasa takut, ragu atau penyesalan. Katakan "ya" kepada-Nya dan rangkul hidup berkelimpahan yang telah Dia siapkan untuk Anda!
___________________

Selasa, 06 April 2010

Sang Pembebas


Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu          (Mazmur 34 : 19)

 Tak peduli "masalah" apa yang mungkin akan anda hadapi hari ini, Allah telah berjanji untuk melepaskan anda dari semua masalah tersebut! Dan perhatikan ayat ini tidak mengatakan Dia akan membebaskan Anda dari "beberapa" kesulitan Anda - "jika Anda katakan dan melakukan segalanya dengan sempurna." Tidak, jika Anda benar hari ini, Allah berjanji membebaskan Anda dari semua masalah Anda. Bagaimana Anda tahu jika Anda benar? Bila Anda menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, ketika Anda menerima pengampunan-Nya dan percaya Dia bekerja dalam hidup Anda, maka Anda adalah  orang benar
Baca selengkapnya »

Sabtu, 03 April 2010

B e b a s !

"Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, maka kamu pun benar-benar merdeka"
(Yohanes 8:36).

Apakah Anda hari ini bebas? Apakah Anda benar-benar bebas? Jadi,  banyak orang sekarang mendengar bahwa Allah ingin membebaskan mereka, tapi belum, mereka masih berjalan di sekitar, merasa kalah dan membawa beban yang tidak perlu. Jangan biarkan hal tersebut terjadi pada Anda! Raihlahlah kebebasan yang Yesus anugerahkan. Anda dibebaskan dari belenggu dosa, ketakutan, kekurangan, sakit, khawatir, dan peduli. Pikirkan itu sejenak. 
Bagaimana perasaan Anda jika Anda tidak pernah khawatir tentang uang? Allah ingin membebaskan Anda !
Bagaimana perasaan Anda jika Anda tidak harus khawatir tentang penyakit? Allah ingin membebaskan Anda ! 
Baca selengkapnya »

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari