Minggu, 26 April 2015

Senin, 27 April 2015 - Masing-masing dengan panggilannya (Bilangan 18)

  Tampilan cetak
Senin, 27 April 2015

Judul: Masing-masing dengan panggilannya
Pengaturan bagi suku Lewi dan keluarga Harun di pasal 18 ini masih berkenaan dengan persiapan kelak memasuki tanah perjanjian, tetapi juga dalam rangka mencegah terjadinya pemberontakan seperti di pasal 16. Suku Lewi telah diatur menjadi pelayan Tuhan atas segala peralatan kemah suci dan perabotannya. Mereka diambil Tuhan di kemah suci sebagai ganti anak-anak sulung Israel yang dahulu ditebus Tuhan dari perbudakan Mesir (6; lih. 3:45).Namun, tugas pelaksanaan ritual kemah suci hanya diserahkan kepada Harun dan keluarganya.Dengan demikian setiap suku lainnya tidak boleh menghampiri, menyentuh, apalagi mencoba menjalankan ritual di kemah suci.

Kepada kaum Lewi dan para imam, Tuhan telah menetapkan tentang apa yang menjadi bagian mereka. Kepada kaum imam, Tuhan memberikan bagian dari kurban persembahan yang dibawa umat Israel ke kemah suci (8-19). Oleh karena itu, Harun dan keturunannya tidak mendapatkan tanah pusaka (20). Mereka hidup langsung dari pemeliharaan Tuhan lewat persembahan umat. Kaum Lewi juga tidak mendapatkan tanah pusaka. Hidup mereka pun langsung dari pemeliharaan Tuhan melalui persembahan persepuluhan umat (21-24).Sebagai ucapan syukur dan pernyataan kebergantungan kepada Tuhan maka kaum Lewi juga wajib memberikan persepuluhan mereka untuk Harun dan keluarganya (26-32).

Masing-masing kita memiliki panggilan khusus dari Allah.Ada yang dipanggil menjadi hamba Tuhan penuh waktu di gereja, di lembaga Kristen, bahkan di dunia umum untuk pelayanan kerohanian. Yang lain dipanggil untuk bekerja menghasilkan uang dan kekayaan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mendukung para pelayan Tuhan yang penuh waktu. Setiap kita harus menggumuli serius pimpinan Tuhan. Yang dipanggil penuh waktu, berani abdikan diri sepenuhnya karena Tuhan pasti mencukupkan kebutuhan kita.Yang dipanggil di dunia kerja, Anda diberi kehormatan untuk menjadi alat Tuhan mendukung pelayanan kaum rohaniwan.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://ift.tt/1w6Teem







from RSS Santapan Harian http://ift.tt/1b4Xl1b
via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari