Minggu, 01 Januari 2012

2012

Ayat bacaan: Matius 24:4
==================
"Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!"

Selamat Tahun Baru 2012! Rasanya seperti baru kemarin kita merayakan tahun baru 2011, tapi kini kita sudah memasuki tahun yang baru, tahun yang bagi sebagian orang menakutkan. Menakutkan, karena ada banyak ahli sejarah terutama yang menyelidiki kebudayaan bangsa Maya mengatakan bahwa siklus dunia berhenti di tahun 2012. Artinya, tahun ini mereka perkiraan sebagai tahun terakhir perjalanan dunia. Bahkan ada ahli yang berani memperkirakan tanggal dan jam berapa tepatnya bumi akan menemui akhirnya. Sebuah film dari Hollywood mengambil judul 2012 secara langsung dan menggambarkan bagaimana kiamat itu tiba. Banyak dari kita yang merasa cemas memasuki tahun 2012 ini. Tanpa memikirkan ramalan-ramalan ini pun kita seringkali diliputi perasaan kuatir memasuki tahun yang baru, apalagi jika tahun yang baru saja berlalu bukan tahun yang baik buat kita. Bagi saya pribadi, sebuah tahun yang baru merupakan awal dari sebuah perjalanan baru yang akan membuka berkat-berkat yang baru pula. Mengapa saya bisa percaya akan hal itu? Karena Tuhan sendiri sudah berkata: "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" (Ratapan 3:22-23). New dawn with a new hope, a new chapter of life where I can experience more amazing things from God. That is, if I keep on walking with Him in an even closer relationship than the previous years.

Benarkah kita bisa memprediksi kapan dunia ini akan kiamat? Ada banyak nubuatan dalam kitab terakhir Wahyu yang memang sudah atau mulai digenapi. Kita tidak bisa mengabaikan hal itu. Tandanya, memang akhir zaman sudah dekat. Tapi tidak satupun orang yang tahu kapan tepatnya hari itu akan tiba. Tuhan Yesus sendiri bahkan berkata: "Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja." (Markus 13:32). Jika Tuhan Yesus saja tidak tahu, apalagi kita. Oleh karena itulah kita diingatkan untuk berjaga-jaga setiap saat sampai waktu Yesus datang untuk kedua kalinya tiba. "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba." (Markus 13:33). Perumpamaan tentang hamba yang setia dan hamba yang jahat dalam Matius 24:45-51 menggambarkan hal itu, perumpamaan gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh dalam Matius 24:1-13 juga mengingatkan hal yang sama. Demikian pula dalam Lukas 12:35-48.  "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala...Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan." (Lukas 12:35,40). Kembali Paulus mengingatkan kita untuk berjaga-jaga dalam 1 Tesalonika 5:1-11. "Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam." (1 Tesalonika 5:1-2). Kapanpun, dimanapun, bagaimanapun, kita diingatkan untuk terus berjaga-jaga dan waspada, agar kita senantiasa siap ketika waktunya tiba.

Lebih lanjut Yesus menggambarkan datangnya akhir zaman dalam Matius 24:3-14. Disana Yesus mengingatkan agar kita jangan terpengaruh kepada berbagai ramalan atau isu-isu yang menyesatkan atau meresahkan. Ketika murid-muridNya menanyakan kapan kesudahan dunia itu terjadi, "Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!" (Matius 24:4). Berbagai tanda pun kemudian diberikan Yesus, dan kemudian ditutup dengan: " Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." (ay 14).

Tidak ada satupun orang yang tahu kapan hari itu tiba. Kita tidak perlu dicekam ketakutan akan datangnya hari kiamat itu, kita tidak perlu cemas berpikir bahwa ini adalah tahun terakhir dalam perjalanan dunia. Apa yang penting untuk kita lakukan adalah untuk senantiasa terus berjaga-jaga. "Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!" (Markus 13:35-37). Hendaklah pinggang kita tetap terikat dan pelita tetap bernyala. Bagi para hamba Tuhan, ingat pula untuk melatih dan menguasai seluruh tubuh, karena Paulus sudah mengingatkan demikian: "Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak." (1 Korintus 9:27). Masukilah tahun yang baru dengan semangat baru, gairah baru dan ketaatan yang baru. Perbaharuilah hubungan anda dengan Tuhan yang mungkin mulai compang camping akhir-akhir ini. Bagi yang sudah membangun kedekatan, pertahankan dan tingkatkanlah. Tuhan menyediakan berkat-berkatNya yang baru memasuki tahun yang baru, yang tidak tergantung pada kondisi dunia secara global. Karena itu, mari kita bersukacita dan bersyukur dalam melangkah memasuki tahun 2012 ini. Selamat Tahun Baru, Tuhan Yesus memberkati anda semua.

Kiamat atau tidak, yang penting adalah terus berjaga-jaga

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari