Sabtu, 03 Mei 2008

Hikmat

Ayat bacaan: Amsal 8:11
=======================
" Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya."

Adakah yang tidak setuju kalau permata itu merupakan benda berharga? Tidak saja indah, tapi permata juga bisa menaikkan gengsi, menjadi ukuran kekayaan, mengangkat martabat seseorang, dan lain2. Pada masa Perjanjian Lama, adalah hal lumrah untuk menjadikan permata sebagai persembahan bagi raja2. Kalau Salomo mengatakan hikmat itu lebih berharga daripada permata, itu tidak berarti bahwa Salomo menganggap sepele nilai permata. Tapi ada sesuatu yang jauh lebih penting daripada permata, kemewahan dan kekayaan, yaitu hikmat.

Hikmat tidaklah sama dengan kecerdasan atau intelektual. Orang yang mendapat nilai A terus menerus, sekolah hingga S2, S3, S4 sampai S100 sekalipun, tidak menjamin bahwa orang tersebut memiliki hikmat dalam hidupnya. Anda dapat membeli permata yang paling indah jika anda punya uang yang cukup untuk itu, tetapi dalam sekejap mata pun harta anda termasuk permata itu dapat lenyap kapan saja. Hikmat adalah sesuatu yang tidak dapat dibeli, tidak dapat dicari, tidak dapat dicuri, dan tidak akan lenyap. Itu sebabnya hikmat ini lebih berharga dari permata.

Hikmat adalah kebijaksanaan, kemampuan untuk hidup bijaksana dan akan selalu belajar dari kekurangan. sebuah bentuk pengenalan akan Tuhan dan hidup dalam pengendalian Tuhan, dan memiliki kemampuan untuk membedakan hal yang baik dan buruk, yang mana yang paling berharga untuk diperoleh dan mana yang tidak. Dari mana hikmat ini datang? Hikmat bermula dari takut akan Tuhan, dan akan anda dapati dengan selalu memperkaya diri anda dengan kebenaran firman. Tidak perlu menunggu hingga anda ubanan atau berusia lanjut untuk menjadi seorang yang bijaksana, karena hikmat itu datang dari Tuhan. Banyak orang tidak mengenal Tuhan bukan karena dia bodoh dan kurang terpelajar. Bahkan banyak orang mungkin sudah sangat terpelajar tetapi tidak mau mengenal Tuhan, dan akibatnya mereka tidak memiliki hikmat dalam hidupnya. Dan mereka ini akan kehilangan rasa damai sejahtera dan kebahagiaan dalam hidup, meskipun ilmu yang mereka miliki sangat tinggi dan hidup dalam berkelimpahan.

Mari kita sekalian hiduplah penuh hikmat, yang lebih berharga dari segala harta kekayaan yang bisa kita miliki. Tetaplah tekun membaca alkitab, dan berdoalah senantiasa, agar hikmat dari Allah selalu memenuhi hidup kita.


Penuhi hidup anda dengan hikmat yang bersumber dari Allah dan jadilah seorang yang bijaksana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari