Kamis, 07 Februari 2013

Bersikap Positif terhadap Teguran dan Kritik

“Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!” (Mrk. 6:18)

Inilah teguran yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis yang membuat Herodes dan Herodias geram. Bahkan teguran ini menyisakan benci dan dendam dalam hati Herodias, sehingga bermaksud untuk membunuh Yohanes Pembaptis. Apa yang dialami oleh Yohanes Pembaptis ini memberi gambaran juga mengenai apa yang akan dialami oleh Yesus. Para imam agung yang merasa tersaingi dengan kehadiran dan pembaharuan yang dibawa oleh Yesus, juga bermaksud untuk membunuh Dia. Orang yang tidak mampu menerima teguran dan kritik sesamanya justru sedang merusak dirinya sendiri, karena membiarkan kejahatan menguasai hatinya.

Sahabat, apa yang dialami oleh Yohanes Pembaptis bahkan pula Tuhan Yesus, mengingatkan kita bahwa kritik dan teguran akan selalu ada. Jika hati kita tertutup terhadap kritik dan teguran sesama, maka hidup kita tidak akan berkembang.

Niat jahat, kebencian dan dendam bisa masuk dan merusak diri, jika kita tidak mampu melihat sisi positif dari teguran maupun kritik yang disampaikan orang lain. Oleh karena itu, mari kita terima teguran dan kritik dengan sikap positif. Mari kita gunakan teguran dan kritik sebagai sarana evaluasi diri, agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Dan kalau kita memberi masukan atau kritik, hendaknya itu bersifat membangun dan bukan merusak apalagi menghancurkan, dan hendaknya itu disampaikan atas cara yang baik, penuh kasih dan persaudaraan, disampaikan pada kesempatan terbaik dan pada orang yang tepat.

Sumber : Percikan Hati, 8 Februari 2013

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari