Senin, 17 November 2014

Kasih Yang Berakar

Info

Selasa, 18 November 2014


Kasih Yang Berakar



13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.


13:16 Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.


13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.


13:18 Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik.


13:19 Dan secara khusus aku menasihatkan kamu, agar kamu melakukannya, supaya aku lebih lekas dikembalikan kepada kamu.


13:20 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,


13:21 kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.


13:22 Dan aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati, sekalipun pendek saja suratku ini kepada kamu.


13:23 Ketahuilah, bahwa Timotius, saudara kita, telah berangkat. Segera sesudah ia datang, aku akan mengunjungi kamu bersama-sama dengan dia.


13:24 Sampaikanlah salam kepada semua pemimpin kamu dan semua orang kudus. Terimalah salam dari saudara-saudara di Italia.


13:25 Kasih karunia menyertai kamu sekalian.



Janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan. —Ibrani 13:16


Kasih Yang Berakar


Ketika memikirkan tentang seluruh keajaiban dari karya ciptaan Allah yang luar biasa, secara khusus saya terkagum dengan pohon sequoia berukuran raksasa. Raksasa hutan yang mengagumkan itu dapat tumbuh mencapai ketinggian sekitar 90 meter dengan diameter lebih dari 6 meter. Pohon sequoia bisa hidup hingga lebih dari 3.000 tahun dan tahan terhadap api. Bahkan kebakaran hutan dapat membuat buah-buah sequoia pecah dan menyebarkan benih-benihnya di atas daratan hutan yang telah terpupuk oleh abu. Mungkin fakta yang paling mengagumkan dari sequoia adalah bahwa pepohonan tersebut dapat tumbuh di atas tanah sedalam 1 meter saja dan batangnya yang tinggi dapat bertahan terhadap tiupan angin kencang. Kekuatan pepohonan itu terletak pada kenyataan bahwa akar-akar dari setiap pohon sequoia terjalin satu sama lain, dan jalinan itu memberikan kekuatan dan sumber daya yang dinikmati bersama oleh setiap batang pohon.


Rencana Allah bagi kita adalah sama seperti itu. Kemampuan kita untuk tetap teguh berdiri, di tengah segala terpaan angin kehidupan, berhubungan langsung dengan kasih dan dukungan yang kita dapatkan dari Allah dan sesama. Dan kemudian, seperti yang dikatakan oleh penulis kitab Ibrani, kita harus “berbuat baik dan memberi bantuan” (13:16). Bayangkan beratnya derita yang kita hadapi apabila tidak ada seorang pun yang membagikan akar kekuatannya dengan kita.


Alangkah besarnya kekuatan yang terjalin dalam untaian kata-kata yang memberikan dorongan, doa-doa syafaat, berbagi kesedihan, saling memperhatikan, dan juga kehadiran kita untuk mau mendampingi seseorang yang kita kasihi. —JMS


Ya Tuhan, terima kasih atas jalinan kekuatan-Mu dalam hidupku.

Arahkanlah aku hari ini kepada seseorang

yang membutuhkan kasih berupa kekuatan dari segala

sumber daya yang telah Engkau berikan kepadaku.


Kiranya akar dari kasih Allah dalam hidupmu terjalin dengan mereka yang membutuhkan dukunganmu.


facebook google_plus


Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu







from WarungSateKaMu.org

via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari