Senin, 26 Mei 2014

Selasa, 27 Mei 2014 - Karakter yang mulai terbentuk (1 Samuel 23:1-28)

  Tampilan cetakSelasa, 27 Mei 2014

Judul: Karakter yang mulai terbentukTuhan bisa membentuk anak-anak-Nya melalui masalah yang Ia izinkan menimpa mereka. Seperti yang sedang Ia kerjakan pada diri Daud. Dalam pelariannya, karakter Daud mulai terbentuk yang membuat ia semakin berbeda dari Saul.

Pertama, Saul tidak pernah sungguh-sungguh mencari kehendak Allah sebelum menjalankan rencananya, tetapi Daud mulai belajar menanyakan langkah yang harus ia tempuh dalam pelarian ini. Walau orang-orang dekat Daud sempat meragukan jawaban Tuhan, Daud belajar menempatkan jawaban Tuhan sebagai jawaban final. Dengan bertanya secara tulus, Daud mendapat perkenan Tuhan yang membuat Daud luput dari upaya Saul menindasnya.

Kedua, kalau pengejaran Saul atas Daud telah menjadi semacam obsesi sehingga Saul kehilangan kepekaan dan tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya, sebaliknya dengan Daud. Di tengah pelariannya, kepeduliannya terhadap salah satu kota Israel yang sedang diserang musuh muncul. Daud mulai belajar keluar dari masalahnya sendiri untuk melihat masalah rakyatnya. Daud sedang belajar menjadi seorang raja yang bertugas menggembalakan umat Tuhan.

Ketiga, dan ini yang mendasar. Sejak penolakan Tuhan atas Saul, Tuhan telah menarik Roh-Nya atas Saul (16:14). Sebagai gantinya, Roh Tuhan menyertai Daud (16:13). Doa Daud dan kepeduliannya akan kota Kehila merupakan bukti akan kesadaran Daud akan pengurapan dan penyertaan Tuhan.

Kita cenderung menganggap bahwa kalau Tuhan menyertai dan memberkati kita, pastilah tidak akan ada masalah serius yang menimpa hidup kita. Padahal, ketiadaan masalah membuat kita justru kehilangan kepekaan akan kehadiran-Nya dan kebutuhan kita akan Dia. Bersyukurlah kalau Tuhan mengizinkan kita menghadapi masalah. Itu artinya Ia percaya bahwa kita sanggup menghadapinya, tentu dengan bersandar pada-Nya. Ia dapat menggunakan kesempatan itu untuk membentuk karakter kita menjadi serupa dengan Kristus.

Diskusi renungan ini di Facebook:https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

Sumber : www.sabda.org

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari