Rabu, 28 Mei 2014

Kamis, 29 Mei 2014 - Pergi untuk kembali (Kisah para Rasul 1:6-11)

  Tampilan cetakKamis, 29 Mei 2014

Judul: Pergi untuk kembaliMinggus Tahitu, seorang penulis lagu tempo dulu, menulis lagu berjudul "Pergi untuk kembali" yang menceritakan perpisahan sepasang kekasih. Namun sang pria berjanji untuk kembali lagi setelah ia pergi.

Bacaan hari ini mencatat bahwa sebelum Yesus pergi (naik ke surga), Ia berjanji akan mengutus Roh Kudus turun ke atas para murid sehingga mereka memiliki kuasa untuk menjadi saksi-Nya, mulai dari Yerusalem hingga ke seluruh Yudea dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi (8). Maka jelas bahwa kunci keberhasilan para murid dalam memenuhi amanat agung Tuhan Yesus adalah kuasa Roh Kudus. Dengan kuasa itu, para murid akan dimampukan untuk melanjutkan karya Kristus dengan mengajar, bersaksi, bahkan membuat mukjizat.

Setelah Yesus naik ke surga dengan disaksikan murid-murid-Nya, tiba-tiba berdirilah dua orang berpakaian putih (perwujudan dari malaikat) yang mengingatkan bahwa Yesus yang terangkat ke surga akan datang kembali (10-11). Yesus kembali ke rumah Bapa dan dari sana Ia akan melanjutkan pelayanan-Nya di bumi melalui rasul-rasul-Nya serta saksi-saksi yang lain.

Kalau kita perhatikan, peristiwa Kenaikan Yesus yang disebut juga sebagai pelayanan pasca-kebangkitan (Post Resurrection Ministry), terlihat dianggap tidak sepenting Natal, Jumat Agung, Paskah, dan peristiwa turunnya Roh Kudus (Pentakosta). Padahal peristiwa Kenaikan Yesus sama pentingnya. Peristiwa-peristiwa tersebut merupakan satu rangkaian karya keselamatan Allah Tritunggal yang tidak boleh dipisahkan satu sama lain.

Peristiwa Kenaikan Yesus memiliki makna khusus yang berkaitan dengan kedatangan-Nya yang kedua kali, karena Kenaikan Yesus merupakan konfirmasi dan jaminan pasti dari kedatangan-Nya yang kedua kali, suatu hari nanti. Seorang ahli Alkitab berkata bahwa Kenaikan Kristus merupakan akhir karya Kristus di bumi, sekaligus permulaan sejarah gereja yang berlangsung hingga Kristus datang kembali.

Marilah kita mengingat serta mensyukuri seraya berjaga mengantisipasi kedatangan Kristus yang kedua kali kelak.

Diskusi renungan ini di Facebook:https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

Sumber : www.sabda.org

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari