Tampilkan postingan dengan label Renungan untuk Pria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan untuk Pria. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2012

Ayah

Maleakhi 4:5-6
Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 75; Ibrani 9; Habakuk 1-3

Peranan ayah dalam keluarga amatlah penting. Banyak keluarga yang menjadi berantakan karena sang ayah tidak mengerti panggilan dan tugasnya dalam keluarga. Tugas ayah tidak hanya mencari nafkah bagi keluarga, tetapi juga memimpin keluarganya untuk hidup dalam takut akan Tuhan. Di dalam Kristus, kepemimpinan adalah pelayanan. Seorang ayah harus memimpin dengan mengasihi dan melayani keluarganya.

Salah satu panggilan terpenting dalam hidup seorang ayah yaitu mengasihi ibu dari anak-anaknya. Hubungan yang terpenting dalam rumah tangga bukannya hubungan antara orang tua dan anak, melainkan hubungan suami dan istri. Bila hubungan suami-istri tidak harmonis, maka hubungan ini akan mempengaruhi pertumbuhan jiwa dan emosi anak-anaknya. Bila suami dan istri tidak sehati, maka anak akan merasa bingung untuk mengikuti 2 orang pemimpin yang berbeda pendapat.

Seorang ayah yang baik tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarganya, tetapi juga menyediakan waktu bagi keluarganya. Satu riset yang dilakukan di kalangan anak-anak kecil mengatakan bahwa menurut mereka, salah satu hal yang paling membuat meerka bahagia yaitu bila orang tua meluangkan waktu untuk bersama-sama dengan mereka. Kuantitas dan kualitas waktu yang diluangkan seorang ayah bagi anak-anaknya amat penting, jadi bukan hanya kehadiran, melainkan juga keterlibatannya dalam hidup anak-anaknya.

Menjadi seorang ayah membuat Anda dapat merasakan kasih Tuhan terhadap Anda.

Jumat, 21 September 2012

Berpikir

Roma 12:2-3
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 72; Ibrani 6; Zefanya 1-3

Berpikir adalah berbicara dengan diri sendiri (self-talk). Kita dapat berbicara dengan diri sendiri dengan penuh kebebasan. Ketika berbicara dengan orang lain, orang lain dapat menghentikan pikiran kita. Misalnya, bila kita merasa malu, ditolak, atau ditegur. Tetapi tidak ada orang lain yang mengetahui pikiran kita. Kita dapat berpikir setinggi langit atau sejauh dasar bumi. Hanya kita sendiri yang dapat mengontrol pikiran kita.

Bagaimana kita dapat berpikir dengan efektif?

Think deeply. Kita perlu belajar untuk berpikir secara mendalam. Berpikir secara mendalam berarti memikirkan perkara yang penting dalam hidup seperti perkara rohani. Banyak orang mengesampingkan perkara rohani walaupun perkara rohani lebih penting daripada perkara jasmani. Orang yang bijaksana adalah orang yang berpikir secara mendalam tentang hidupnya.

Think creatively. Kita perlu belajar untuk berpikir kreatif. Jangan hanya menerima atau mengikuti pendapat orang lain. Kembangkan daya pikir yang kritis dan kreatif. Jangan takut untuk mengajukan pertanyaan.

Think differently. Kita perlu terbuka pada perubahan. Cara hidup dan kebiasaa yang kurang baik perlu diubah sehingga kehidupan kita bisa menjadi lebih efektif.

Think deeply. Think creatively. Think differently.

Kamis, 02 Agustus 2012

Citra Diri Visioner

Yer 31:3
Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setiaKu kepadamu.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 31; 1 Tesalonika 3; Yesaya 15-16

Sebelum Tuhan memakai orang-orang menjadi perpanjangan tanganNya, Dia mengubah citra diri mereka terlebih dulu. Ketika Yesus bertemu Simon, Ia memberi nama baru dengan sebutan Petrus atau Kefas. Ketika Ia bertemu dengan Natanael, Yesus mengatakan bahwa ia seorang Israel sejati, dan ia akan melihat hal-hal yang lebih besar. Hakim-hakim 6:12 menceritakan bagaimana Allah memanggil Gideon sebagai pahlawan yang gagah perkasa, tapi itu terwujud setelah Gideon mempercayai Allah dan berani melangkah bersama Allah untuk mewujudkannya. Sebelumnya, Gideon hanya terpaku pada fakta ia berasal dari suku yang terkecil di bangsanya. Ya, kadangkala kita seperti Gideon yang melihat kepada apa yang nampak, masa lalu misalnya. Namun Allah kita adalah Allah yang visioner, Ia melihat ke depan.

Citra diri yang benar dan sehat adalah cara pandang diri kita seperti Allah melihat kita, sebagai ciptaan yang mulia dan berharga. Amsal 37:7a membahas segala sesuatu yang kita percayai mengenai diri kita sendiri. Allah tidak hanya menamai orang-orang tertentu dan memilihnya secara acak siapa yang berharga, seolah-olah beberapa dari kita terlewat, tapi Alkitab jelas mengatakan kita semua adalah utuh di dalam Yesus.

Orang Kristen mungkin kadang berpikir bahwa memiliki sikap citra diri adalah sikap sombong dan egois. Bagaimanapun, kebalikannya adalah benar. Jika kita mampu melihat bagaimana Allah menciptakan kita dan menilai kita berharga seperti yang ia katakan kepada setiap kita kita akan mendapatkan kepercayaan diri dalam hubungan kita denganNya dan dengan setiap orang di sekeliling kita.

Anda lahir sebagai seseorang yang penuh potensi, jangan mau menjadi lebih sedikit daripada yang Anda seharusnya.

Kamis, 12 Juli 2012

Kuasa Fokus

2 Timotius 2:5
"Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga."

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 8; Matius 8; 2 Raja-Raja 7-8

Sebuah kaca pembesar dapat mengakibatkan kebakaran hutan. Sinar matahari dapat memotong plat baja. Jika secara sepintas kita membaca dua kalimat di atas, kita mungkin mengernyitkan dahi. Bagaimana mungkin?

Semuanya bisa terjadi kalau sinar matahari itu difokuskan. Bisa dengan kaca pembesar itu yang akan "mengumpulkan" sinar itu pada satu titik dan kemudian menimbulkan bara api, atau dengan lebih mengerucutkannya mejadi sinar laser yang mampu memotong plat baja. Segala sesuatu yang lebih terfokus ternyata menjanjikan efektifitas dan efisiensi.

Hukum yang sama berlaku juga dalam kehidupan kita. Jika kita sibuk dengan segala hal yang sebenarnya bukanfokus hidup: energi, waktu, dan uang akan habis percuma. Sebaliknya jika kita menyibukkan diri dengan hal-hal yang menjadi fokus hidup, hal-hal utama dan terpenting dapat diraih.

Bukankah seorang pelari sprint atau marathon tidak boleh sibuk dengan apapun yang ada di pinggir lintasan? Bukankah seorang perenang tidak boleh tergoda dengan apapun yang ada di luar kolam? Bagaimana mencapai finish dengan fokus terpecah? Mereka hanya bisa sampai di finish jika pandangannya hanya difokuskan pada garis akhir.

Hal-hal yang penting dalam hidup dapat diraih dengan fokus hidup yang lebih jelas.

Sabtu, 18 Februari 2012

Anda Dan Kesehatan Anda

3 Yohanes 1:2
Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 48; Kisah Para Rasul 20; Imamat 6-7

Ada seorang peternak, berperawakan kuat dengan tinggi 180 cm. Ia seorang pekerja keras dan hidupnya pun keras. Ia selalu makan makanan apapun yang ia inginkan. Daging babi, susu dan telur untuk sarapan. Steak sapi, kentang dan sup daging untuk makan siang. Selain itu, ia juga merokok. Hidup itu menyenangkan sampai ia divonis penyakit mematikan: serangan jantung! Kemudian ia lumpuh selama 4 tahun, sebelum serangan terakhir telak yang mematikan: maut. Contoh klasik seorang yang tidak peduli kesehatan! Sebenarnya ceritanya bisa sama sekali berbeda bagi si peternak.

Alkitab mencatat doa rasul Yohanes bagi para sahabatnya adalah agar mereka selalu dalam keadaan yang baik itu adalah kesehatan jiwa atau jasmani. Karena itu adalah bagian yang Tuhan sediakan bagi orang percaya. Bukan hanya sekedar menikmati kesehatan dan keadaan yang baik, tapi kita perlu untuk memiliki jiwa dan tubuh yang sehat untuk dapat menjalani kehidupan yang efektif dan produktif.

Bagi mereka yang telah berkeluarga dan atau memiliki tanggungan, hasil pekerjaan mereka sangatlah penting untuk dapat menyokong segala kebutuhan hidup dirinya dan orang-orang yang dikasihinya.

Jadilah bijak dengan tidak mengabaikan kondisi kesehatan jiwa dan tubuh kita sehingga kita dapat senantiasa maksimal. Dalam tubuh dan jiwa yang sehat terdapat peluang dan potensi untuk menghasilkan yang terbaik bagi Allah dan sesama.

Miliki gaya hidup sehat sebagai bukti Anda mengasihi diri Anda.

Kamis, 16 Februari 2012

Nilai Sebuah Lukisan

Kejadian 1:27
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 47; Kisah Para Rasul 19; Imamat 4-5

Akhir-akhir ini para investor mulai berpikir keras untuk memutarkan uang mereka. Tingkat suku bunga yang terus menunjukkan trend menurun membuat deposito menjadi instrumen investasi yang kurang menarik lagi. Sebagai akibatnya industri reksadana dan properti mulai bangkit untuk memanfaatkan peluang investasi ini.

Salah satu hal yang menarik adalah mulai berkembangnya sebuah trend investasi baru di luar negeri, yaitu dengan mengoleksi lukisan maupun barang-barang antik. Dalam pembicaraan dengan salah seorang direktur private banking besar di Amerika, beliau menjelaskan bahwa belakangan ini para investor mulai menyisihkan sebagian dari portofolio mereka untuk membeli lukisan dan barang antik dari Cina. Mereka melihat bahwa seiring dengan perjalanan rentang waktu, maka nilai dari lukisan maupun barang-barang antik cenderung mengalami peningkatan. Selain sisi prestige memiliki masterpiece karya seniman terbaik, investasi bentuk ini juga memiliki unsur estetika, tangible dan dapat diwariskan.

Ketika saya mulai merenungkan hal ini, saya teringat bagaimana Tuhan menciptakan manusia segambar dan serupa dengan diri-Nya sendiri sebagai masterpiece terbaik buatan-Nya. Hari ini sadarilah bahwa dalam diri Anda terdapat sebuah nilai investasi terbaik. Ijinkan keindahan hidup Anda juga dapat dinikmati dan diwariskan pada orang lain.

Anda merupakan gambar Allah, sadarilah bahwa Anda begitu berharga.

Senin, 12 Desember 2011

Kebaikan Yang Tak Terlihat

Amsal 11:27
Siapa mengejar kebaikan, berusaha untuk dikenan orang, tetapi siapa mengejar kejahatan akan ditimpa kejahatan.

Suatu sore seorang suami yang sedang duduk santai di rumahnya sambil membaca koran, dikejutkan oleh istrinya yang tiba-tiba masuk setelah pulang dari pusat kota. Segera sang istri berkata pada suaminya, "Sayang, bagaimana jika kita menukarkan mobil kita dengan sebuah minibus Mazda?" "Hmmmh," gumam suaminya itu. "Tapi mobil minibus sangat bagus dan sesuai dengan keperluan kita," timpal istrinya lagi. Si suami dengan tak sabar berkata, "Mazda tidak membuat minibus." Ia mengatakannya karena memang selama ini merasa ia tidak pernah melihat minibus dengan merk Mazda. "Tapi Mazda memang mengeluarkan minibus, dan saya sangat menyukainya."

Akhirnya mereka memutuskan pergi ke pusat kota untuk melihat mobil yang dimaksud, selama di perjalanan mereka tidak kurang dari enam buah mobil minibus Mazda berpapasan dengan mobil mereka, dan setiap kali juga dengan senyum kemenangan si istri selalu menunjukkan bahwa Mazda memang membuat minibus.

Sama dengan kita, sebenarnya dalam rekan kerja kita banyak sekali hal baik yang bisa memberikan pandangan positif mengenai lingkungan kerja kita di dalam segala aspeknya. Jika kita sungguh-sungguh mencarinya dengan seksama barulah kita sadari kebaikan bertaburan di segala tempat. Sebagai contoh misalnya kebaikan rekan-rekan kita ada di mana-mana, tapi karena sikap acuh dan karena tidak mencarinya yang kadang menyebabkan kita tidak melihatnya bahkan cenderung tidak puas terhadap rekan-rekan kerja.

Jadi, mulailah mencari mutiara-mutiara kebaikan dari rekan-rekan kita, hal ini akan menambahkan keindahan pada hari-hari kerja yang kita lalui.

Tuhan mengirimkan kebaikan setiap hari, temukanlah kebaikan tersebut di sekitar Anda.

Senin, 21 November 2011

Prioritas

Kejadian 26:25
Sesudah itu Ishak mendirikan mezbah di situ dan memanggil nama TUHAN. Ia memasang kemahnya di situ, lalu hamba-hambanya menggali sumur di situ.

Ishak merupakan salah satu contoh pengusaha yang sukses dan diberkati oleh Tuhan. Kehidupannya yang berhasil telah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Apakah yang menjadi kunci keberhasilannya? Ia tahu bagaimana menetapkan prioritas yang tepat.

Alkitab memberikan sebuah pola dari kehidupan Ishak yang berhasil. Berikut ini adalah prioritas yang dilakukan oleh Ishak:

1. Hubungan pribadi dengan TUHAN.

Ia mendirikan mezbah dan memanggil nama TUHAN. Hal pertama yang menjadi prioritas Ishak adalah hubungan pribadi dengan TUHAN. Inilah kunci utama keberhasilan Ishak.

2. Membangun rumah tangga dan keluarga.

Prioritas Ishak yang kedua adalah memasang kemah. Hal ini berbicara mengenai membangun rumah tangga dan memprioritaskan keluarga. Hubungan yang harmonis dengan orang tua, suami, istri maupun anak-anak menjadi hal yang didahulukan di atas karir.

3. Pekerjaan atau pelayanan.

Hal terakhir yang menjadi prioritas Ishak barulah menggali sumur. Pekerjaan atau pelayanan menjadi prioritas terkhir yang dilakukan Ishak.

Ishak membangun kehidupannya di atas dasar janji kebenaran firman Tuhan. Ishak sudah memberikan contoh sebuah pola kehidupan yang berhasil karena tahu menempatkan prioritas yang tepat. Apa prioritas Anda hari ini?

Menentukan prioritas hidup yang tepat akan membawa Anda kepada keberhasilan yang sesungguhnya.

Kamis, 20 Oktober 2011

Kesetiaan Browny

Ratapan 3:22-23
Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

Selama 2,5 tahun melayani di sebuah gereja kecil di Wonogiri, Jawa Tengah, saya acap kali mengamati gerak-gerik Browny, anjing kesayangan anak pendeta kami. Bukan hanya karena tubuhnya yang lumayan besar melebihi anjing yang lain, tetapi karena ‘keteladanannya' dalam hal kesetiaan. Tak sekalipun anjing berbulu coklat itu absen ketika kebaktian berlangsung. Ia selalu duduk di lantai tanah gereja, di antara bangku-bangku depan. Ketika semua jemaat menyanyi, iapun seakan menyanyi dengan raungannya. Browny tak pernah tertidur saat khotbah disampaikan. Ia ‘duduk manis' sambil sesekali menggerak-gerakkan kupingnya.

Seringkali, sebagai makhluk ciptaan termulia, kita diberi pelajaran oleh binatang. Tuhan bisa memakai apa saja untuk mengingatkan dan menegur kita pada saatnya. Kesetiaan kita bisa saja kendor seiring waktu yang bergulir. Di tengah jalan, kadang ada ‘pilihan' lain yang hadir untuk menggeser posisi Tuhan. Dalam kesempatan itulah kesetiaan itu kemudian diuji: apakah kita akan berpaling atau tetap berpegang teguh padanya.

Dalam segala aspek kehidupan, marilah kita belajar untuk setia, seperti Allah telah menunjukkan kasih setia-Nya. Bagaimanapun kesetiaan adalah sebuah tanda kedewasaan. Kesetiaan berarti bertanggung jawab atas apa yang telah menjadi pilihan dengan segala konsekuensinya. Bukankah kita memang dipanggil untuk itu?

Kesetiaan merupakan wujud tanggung jawab Anda kepada Tuhan, mulailah belajar untuk setia.

Rabu, 05 Oktober 2011

Citra Diri Plus

2 Korintus 3:18
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Tyra Banks, seorang model internasional dan juri pada acara America's Next Top Model pernah bercerita, "Di sebuah bar, saya melihat seorang wanita dengan wajah tidak secantik wanita-wanita lain yang ada di situ, namun dia satu-satunya wanita yang paling banyak dihampiri dan dikagumi pria-pria yang datang. Saya lalu mencari tahu kenapa dia bisa seperti itu. Dan wanita itu menjelaskan pada saya bahwa dia berpikir dirinya wanita yang paling menarik serta tercantik di bar itu."

Orang yang berpikir dirinya buruk, lepas dari kualifikasi yang sebenarnya akan menjadikan dirinya buruk. Karena cara kita berpikir menentukan bagaimana kita bertindak. Nilai yang diberikan dunia atas diri kita ditentukan oleh harga yang kita berikan pada diri kita sendiri.

Penampilan sama pentingnya dengan pikiran. Self-confidence comes naturally when your inner life and your outer life are in harmony. Bagaimana kita tampak dari luar akan mempengaruhi cara kita berpikir dan merasa di dalam. Tampillah dengan penampilan yang terbaik dan kita pun akan berpikir dan bertindak dengan cara yang terbaik. Tapi ingatlah bahwa dasar citra diri yang baik bukanlah menanggapi setiap kata-kata negatif dari orang lain maupun diri sendiri, melainkan mendengarkan apa kata Tuhan mengenai siapa kita sesungguhnya, yang diciptakan serupa gambaran-Nya.

Mulailah berpikir tentang siapa Anda, seperti bagaimana Tuhan berpikir tentang Anda!

Selasa, 04 Oktober 2011

Bukan Superman

1 Korintus 13:3
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Banyak orang kadang kagum akan kemampuan atau ketrampilan yang dimiliki seorang rekan kerja yang serba bisa. Mengerjakan sistem, managing produksi, ketrampilan berbahasa asing dan melobi, dikuasai dengan sangat baik. Hampir tiap pekerjaan yang ada di tempat kerja dapat ia kerjakan. Sepertinya ia tidak membutuhkan orang lain. Hasil pekerjaannya sering dibilang orang almost perfect. Tapi suatu ketika beban pekerjaannya menumpuk, ia kelelahan, rekan kerja juga enggan membantu karena biasanya ia lebih suka bekerja sendiri. Akhirnya alur pekerjaan terhambat di bagiannya, antri untuk dikerjakan. Ketrampilannya bagai superman yang segala bisa kali itu menciut dan tidak lagi mengundang kagum.

Memiliki berbagai kemampuan itu pasti berkat Tuhan, namun IA memberikannya bukan supaya kita menjadi seorang superman, tapi untuk saling bekerja sama. Bukan juga untuk saling mengunggulkan diri atau merendahkan orang lain, tapi untuk menggunakannya dalam kasih. Seorang yang memiliki keyakinan diri tidak akan takut untuk mengajari orang lain atau merasa tersaingi. Dengan membangun rekan kerja yang lain, kita sedang membagi diri dan berbagi kasih bahkan mengasah karakter kita. Selain itu, kita akan memiliki bantuan saat diperlukan dan pekerjaan menjadi lebih ringan.

Jadikanlah kemampuan dan ketrampilan kita sebagai sarana untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Apakah kemampuan yang Anda miliki dapat terealisasi, jika hanya menyimpannya untuk diri Anda sendiri?

Minggu, 04 September 2011

Be Your Self

Titus 2:7a

Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik.



Hidup adalah seperti sebuah koin. Anda dapat menggunakan hidup anda menurut cara apa pun yang anda inginkan; Tetapi, anda hanya dapat menggunakannya satu kali. Hidup adalah seperti uap yang sebentar kelihatan lalu lenyap.



Beberapa hari sebelum meninggal dunia, George Bernard Shaw diwawancarai oleh seorang reporter. Reporter itu bertanya, "Tuan Shaw, dalam hidupmu kau telah berjumpa dengan beberapa orang terkenal di dunia. Kau telah bersahabat dengan para raja, penulis kenamaan, seniman, dan guru. Seandainya kau dapat hidup kembali dan kau dapat memilih sosok seorang terkenal yang kau kenal atau sosok seorang pribadi dalam sejarah, siapakah yang akan kau pilih?"



George Bernard Shaw menjawab dengan mantap,"Aku akan memilih menjadi George Bernard Shaw dengan segala keinginanku yang belum tercapai."



Bagaimana sikapmu jika diberi kebebasan untuk menjadi tokoh terkenal? Seorang pengusaha besar, bintang film, olahragawan, atau politisi besar?



Jangan pernah berpikir untuk menjadi orang lain. Bertekadlah menjadi diri anda sendiri, dengan menggunakan secara maksimal semua potensi diri anda.

Selasa, 09 Agustus 2011

Perlunya Hidup Sehat

Yohanes 4:35

Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.



Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 41; 1 Timotius 5; Yesaya 35-36



Ray D. Stand, dalam bukunya "What Your Doctor Doesn't Know About Nutritional Medicine May Be Killing You" mengatakan dokter biasanya mendiagnosa kanker pada pasien di tahap yang sudah ganas dan di tahap akhir perkembangannya. Biasanya kanker tersebut sudah menahun, sudah terlihat dalam sinar X, dan sudah terasa sekali gangguannya. Tindakan untuk mengatasinya biasanya bersifat agresif dari operasi, kemoterapi, sampai radiasi yang akhirnya hanya sedikit membantu daripada tindakan pencegahan dari awal.



Seringkali kita baru sadar akan pentingnya sehat pada saat sakit berat. Salah seorang sahabat saya harus dipotong ibu jari kakinya karena jaringan mati akibat diabetes. Karena penyakit ini pula ia harus mengandalkan istrinya untuk membacakan sms dan alkitab, padahal umurnya di bawah 40 tahun. Salah satu teman menderita stroke saat sedang bersemangat untuk pelayanan dan membangun bisnis garmennya. Orang yang sering kita sebut "Giant" (raksasa) ini akhirnya harus berjalan tertatih-tatih seperi orang tua. Anaknya masih kecil dan kegiatan pelayanannya tersendat karena halangan fisiknya saat ini.



Penyebab utama masalah teman-teman saya ini umumnya karena tidak menjaga makanan dan merasa tidak mungkin ditimpa penyakit-penyakit ini di usia muda. Kita tahu tubuh ita adalah baitnya Tuhan dan saat ini dibutuhkan orang-orang yang aktif untuk melayani sesama. Yesus berkata bahwa akhir jaman ini adalah masa penuaian jiwa-jiwa, yang membutuhkan para pekerja yang sehat. Jadi jalanilah pola hidup sehat karena dunia membutuhkan kontribusi yang lebih banyak lagi dari kita.



Kesehatan Anda adalah suatu anugrah dari Tuhan. Hargai dan peliharalah dengan penuh kesadaran.

Senin, 08 Agustus 2011

Kebebasan Memilih

1 Yohanes 4:18

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barang siapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.



Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 39; 1 Timotius 3; Yesaya 31-32



Ada kalanya Tuhan memperhatikan untuk mengetahui apakah kita mau memberiNya ungkapan cinta berupa kehidupan yang berserah. Kadangkala, kita berusaha sedemikian rupa agar hidup kita tampak baik di hadapan Tuhan. Akibatnya, fokus kita beralih bukan lagi kepada Dia tapi kepada diri sendiri. Kita jadi disibukkan dengan pikiran "apakah saya sudah memenuhi kewajiban untuk hidup kudus dan baik di hadapan Tuhan?"



Kekristenan sebenarnya adalah tentang hubungan cinta. Kita melakukan sesuatu bukan karena itu adalah kewajiban yang membuat kita ketakutan kalau kita tidak memenuhinya, tapi karena itu merupakan respon cinta kita kepadaNya.



Cinta itu juga yang membebaskan kita untuk melakukan berbagai hal dengan penuh kebebasan dan sukacita. Keintiman hubungan cinta kita denganNya akan membuat semua keputusan kita sehari-hari menjadi kehendakNya. Roh Kudus yang telah masuk ke dalam diri kita saat kita lahir baru akan memperingatkan roh kita, ketika kita berbuat sesuatu yang menyimpang dari jalanNya.



Dengan kata lain, kasihNya membebaskan Anda untuk memilih, misalnya apakah akan berbisnis dengan si A atau si B, atau apakah akan memilih membeli produk X atau produk Y, bahkan hal-hal besar lainnya. Selama Anda punya kepekaan terhadap Tuhan, hikmatNya akan memampukan Anda untuk memilih yang terbaik.



KasihNya membebaskan Anda untuk memilih.

Jumat, 05 Agustus 2011

Blak-blakan

Amsal 27:5
Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 37; 1 Timotius 1; Yesaya 27-28

Di kantor saya dulu, kami selalu diajak untuk bicara blak-blakan tentang banyak hal. Tujuannya tidak hanya supaya setiap staff mampu bicara terbuka, tapi juga demi menciptakan ilim keterbukaan. Dan bagi saya, hal ini adalah hal yang sangat positif.

Namun, seringkali ketika kita bersikap blak-blakan saat menegur seseorang, kebanyakan orang tidak bisa menerimanya. Mungkin kita juga termasuk yang tidak bisa menerima hal ini. Padahal sikap blak-blakan bukan berarti hendak menjatuhkan kredibilitas pribadi tertentu.

Yesus merupakan teladan yang sangat baik dalam keterbukaan. Ia selalu blak-blakan dalam menegur setiap orang termasuk murid-muridNya. Perhatikan bagaimana Ia menegur Petrus dengan keras tatkala Petrus dipakai iblis untuk mencegah Yesus menderita. Dan saya kira teguran Yesus ini didengar oleh murid-muridNya yang lain. Dan kalau mental Petrus lemah, tentulah ia sudah menarik diri dari bilangan dua belas orang tersebut. Pui Tuhan, ia tidak mundur dari mengikut Yesus. Sebaliknya, ia mengambil bagian penting dalam pekerjaan penginjilan pada tahun-tahun kemudian.

Kita tidak perlu sakit hati kalau ditegur keras dan sceara blak-blakan, apalagi kalau memang kita telah melakukan kesalahan. Itu merupakan sarana agar kita memperbaiki kinerja kita. Jadi, berbesar hatilah kalau orang di sekitar Anda menegur secara blak-blakan.

Teguran keras lebih baik daripada tidak ada input untuk memperbaiki kesalahan.

Selasa, 02 Agustus 2011

Tarik Tambang

Filipi 2:2
“Sempurnalah sukacitaku dengan ini: Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 30; 1 Tesalonika 2; Yesaya 11-12

Setiap acara tujuh belas agustusan pasti dipenuhi oleh berbagai permainan mulai dari permainan ketangkasan balap karung sampai permainan dengan menggunakan otot yakni tarik tambang. Permainan yang saya sebutkan terakhir ini merupakan permainan yang memiliki banyak peminat di Indonesia. Selain karena menyenangkan, ada rasa kebanggaan apabila salah satu tim memenangkan kompetisi tersebut.

Sebagai orang-orang yang percaya kepada Kristus, kita kerap kali menghadapi tantangan dalam belajar bagaimana caranya agar dapat “menarik” bersama-sama. Kepentingan diri, agenda pribadi, dan pergumulan kekuasaan dapat menjadi penghalang bagi pelayanan yang tulus serta karya Kristus.

Begitulah kejadiannya di dalam surat Paulus kepada jemaat di Filipi, dimana ia harus memohon kepada Euodia dan Sintikhe supaya “sehati sepikir” (4:2). Gesekan pribadi di antara mereka menciptakan batu sandungan bagi pelayanan rohani mereka dan juga membahayakan hidup gereja.

Paulus memohon agar mereka menarik bersama-sama dan bekerja untuk menghormati Sang Tuan. Permohonan tersebut berlaku juga bagi kita hari ini. Gereja/lembaga pelayanan bukanlah tempat untuk berebutan “menarik tambang”. Kita harus bekerja sama bagi kemajuan kerajaan Allah. Dia dapat memakai kita melalui cara-cara yang indah jika kita mengesampingkan pribadi kita dan menarik “tali” itu bersama-sama.

Orang percaya yang berselisih dengan sesamanya tidak dapat berdamai dengan Allah.

Senin, 01 Agustus 2011

Dari Ujian Menuju Kemenangan

Kolose 4:5
“Hiduplah dengan penuh hikmat.., pergunakanlah waktu yang ada.”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 32; 1 Tesalonika 4; Yesaya 15-16

Seorang musisi kawakan tahu bahwa penderitaan mendahului kemuliaan dan pujian. Ia mengalami masa-masa latihan yang berat dan melelahkan serta pengorbanan diri yang mendahului satu jam waktu pertunjukkan di mana segala jerih payahnya mendapat sambutan meriah.

Seorang murid tahu bahwa sebelum ia lulus dengan nilai yang baik, ia telah belajar, menyangkal diri, dan berkomitmen selama bertahun-tahun.

Para astronot meluangkan waktu latihan bertahun-tahun sebelum menempuh sebuah penerbangan pendek yang mungkin hanya selama beberapa hari.

Alkitab mengajarkan bahwa pengorbanan dan disiplin diperlukan apabila kita ingin menjadi hamba Tuhan yang setia. Paulus menulis, “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah aku memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak” (I Korintus 9:27).

Disiplinkan waktu Anda.. disiplinkan mata Anda.. disiplinkan pikiran Anda.. disiplinkan tubuh Anda.. semua demi Kristus.

Tidak akan ada yang namanya kemenangan tanpa sebuah pengorbanan.

Kamis, 21 Juli 2011

Hidup Tenang dan Tenteram

I Timotius 2:2
“Kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 22; Matius 22; 2 Tawarikh 25-26

Sebagai seorang Kristiani, kita tidak boleh mengisolasi diri dari dunia tempat kita hidup. Kita adalah bagian dari masyarakat, dan kita pun ikut terlibat dalam kesulitan, masalah, dan pengharapan yang dialaminya.

Alkitab banyak berbicara tentang tanggung jawab sosial kita. Nabi-nabi Perjanjian Lama menegur mereka yang mengabaikan orang miskin dan memanfaatkan orang lemah. Kehidupan manusia dipengaruhi oleh dosa, dan setiap upaya untuk memajukan masyarakat akan selalu tidak sempurna. Kita tidak akan pernah membangun masyarakat yang sempurna di muka bumi.

Kita harus mengurangi penderitaan, dan menyingkirkan akar masalah ketidakadilan, prasangka ras, kelaparan, dan kekerasan. Kita bekerja demi hidup yang tenang dan tentram serta harkat manusia bagi sesama. Mengapa? Karena Allah mengasihi dunia yang menderita ini. Yesus melihat kerumunan orang dan “tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan” (Matius 9:36).

Kristus peduli dengan pribadi manusia secara keseluruhan - termasuk lingkungan masyarakat tempat manusia itu hidup. Apakah kita juga memiliki kepeduliaan-Nya?

Keberadaan anak-anak Tuhan di muka bumi ini adalah untuk menjadi jawaban atas segala permasalahan yang ada di sekitarnya.

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Minggu, 17 Juli 2011

Di Balik Kebisingan

Filipi 2:5
“Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 18; Matius 18; Amos 3-5

Sebagai orang Kristen sudah seharusnya kita tidak berpikir seperti dunia ini. Dunia dengan segala iklan, percakapan, dan filosofinya mengandung unsur-unsur pencucian otak besar-besaran. Orang-orang Kristen kadang kala tidak sadar bahwa mereka diserang dari berbagai arah propaganda duniawi, yang mendorong kita untuk hidup bagi diri sendiri dan menempatkan materi serta kesenangan pribadi melebihi Allah. Sistem limbah dunia membawa ancaman kontaminasi pada aliran pikiran orang Kristen.

Namun, di balik kebisingan kita dapat mendengar bunyi firman Tuhan: “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Roma 12:2).

Hitunglah waktu yang Anda luangkan bila nanti membaca Alkitab dan berdoa. Bandingkan dengan jumlah waktu menonton televisi atau bermain internet. Apakah Allah memperoleh bagian dalam waktu dan perhatian Anda? Apakah dunia ini yang membentuk pikiran Anda ataukah Kristus?

Sekuat apapun dunia mencoba meracuni pikiran Anda, itu tidak akan berhasil jika Anda terus mendekat kepada Allah.

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Senin, 11 Juli 2011

Bukan Mimpi Belaka

Kejadian 37:5
“Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 11; Matius 11; 2 Tawarikh 22

Setiap manusia pasti pernah bermimpi dalam hidupnya. Baik mereka yang hidup dalam perkotaan maupun di desa-desa, semuanya pasti pernah memimpikan sesuatu. Namun, saya disini tidak berbicara mengenai mimpi-mimpi yang bersifat negatif, melainkan mimpi-mimpi yang membangkitkan semangat dan motivasi hidup.

Secara pribadi, saya sebenarnya bukanlah orang yang suka bermimpi ketika tidur. Sampai saat ini saja jumlah kejadian dimana saya bermimpi waktu sedang tidur adalah tidak lebih dari lima kali. Salah satu mimpi di tidur saya yang masih saya ingat hingga sekarang adalah mimpi dimana saya keliling Indonesia dan beberapa negara lain di dunia.

Sejujurnya, saya tidak pernah tahu mengapa saya memimpikan hal tersebut dan percaya apakah itu bisa terwujud. Bagi saya yang masih berusia 8 tahun, mimpi tersebut sangatlah tinggi. Namun berjalannya waktu, apa yang saya mimpikan dulu mulai tergenapi. Lewat jalur pendidikan, beberapa provinsi dan kota khususnya di pulau Jawa telah saya jalani.

Memang apa yang saya alami ini masih sangatlah jauh dari ukuran “mengelilingi Indonesia dan beberapa negara di dunia”, tetapi paling tidak jalan untuk tergenapinya salah satu mimpi saya ini telah terbuka. Saya yakin bahwa apa yang Tuhan lakukan di dalam kehidupan Yusuf anak Yakub dahulu kala dimana setiap mimpi Yusuf digenapi di dalam kehidupannya pasti juga terjadi di dalam kehidupan saya.

Adakah mimpi-mimpi di kala tidur Anda yang belum juga menjadi kenyataan hingga hari ini? Berapakah jumlahnya? Apakah ketika itu belum terwujud, rasa optimisme Anda menjadi berkurang? Seperti Yusuf anak Yakub, marilah percaya dengan mimpi-mimpi Anda. Berdoalah kepada Tuhan agar Dia membukakan jalan bagi tergenapinya mimpi-mimpi Anda tersebut. Tanamkan kata-kata penguatan ini di hati Anda masing-masing: “mimpi saya bukanlah mimpi belaka.”

Yang memutuskan mimpi Anda menjadi sebuah kenyataan atau tidak adalah diri Anda sendiri.

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari