Sabtu, 14 Maret 2015

Allah Selalu Mendengar


Sehari sebelum Billy Graham diwawancarai dalam acara televisi Amerika The Today Show, direktur humasnya, Larry Ross, meminta disediakan satu ruangan khusus yang dapat dipakai Graham untuk berdoa sebelum diwawancara. Namun ketika Graham tiba di studio, asistennya memberitahukan kepada Ross bahwa Graham tidak memerlukan ruangan khusus itu. Asisten itu berkata, “Tn. Graham mulai berdoa saat ia bangun tadi pagi, ia berdoa saat sarapan, ia berdoa di dalam mobil selama perjalanan menuju studio, dan kemungkinan Graham juga terus berdoa selama wawancara berlangsung.” Di kemudian hari, Ross mengatakan, “Itu menjadi pelajaran yang sangat penting yang saya terima sebagai seorang pemuda.”


Berdoa bukanlah suatu peristiwa, melainkan sebuah cara untuk menjalin hubungan dengan Allah. Hubungan yang dekat dengan Allah seperti itu terbangun ketika umat Allah menjadikan doa sebagai gaya hidup mereka. Ayat-ayat dalam kitab Mazmur mendorong kita untuk memulai setiap hari dengan seruan kepada Tuhan (Mzm. 5:4); untuk mengisi hari-hari kita dengan percakapan dengan Allah (55:18); dan untuk berserah sepenuhnya dalam doa tatkala kita menghadapi tuduhan dan fitnah (109:4). Kita menjadikan doa sebagai gaya hidup karena kita rindu bersama Allah (42:2-5; 84:2-3; 130:5-6).


Doa adalah cara kita untuk menjalin hubungan dengan Allah dalam segala kondisi kehidupan. Allah selalu mendengar doa kita. Kita dapat berdoa kepada-Nya setiap saat di sepanjang hari.



Satu hal apa yang menjadi penghalang utama dalam membangun kehidupan doa Anda? Perubahan apa yang Anda rasakan ingin dikerjakan Allah dalam hati Anda agar kemudian Anda menghayati doa sebagai gaya hidup?


Ketika kita berdoa, Allah tidak hanya mendengarkan apa yang Anda ucapkan, tetapi Dia juga mendengarkan isi hati Anda.






from Santapan Rohani http://ift.tt/1Aoe2el

via IFTTT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari