Rabu, 15 Agustus 2012

Renungan Harian Air Hidup: PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK

Renungan Harian Air Hidup
Saduran dari buku Renungan Harian Air Hidup // via fulltextrssfeed.com
PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK
Aug 15th 2012, 18:00

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 16 Agustus 2012 -

Baca:  2 Samuel 12:1-25

"Lalu berkatalah Daud kepada Natan: 'Aku sudah berdosa kepada Tuhan.' Dan Natan berkata kepada Daud: 'Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.'"  2 Samuel 12:13

Setiap orang pernah melakukan kesalahan, namun hendaknya kita mampu memperbaiki kesalahan itu dan berusaha untuk tidak mengulanginya.  Jadikan itu sebagai pengalaman yang berharga karena pengalaman adalah guru yang terbaik.  Makna dari  "pengalaman adalah guru terbaik"  adalah adanya suatu kejadian atau peristiwa yang menimpa hidup kita di masa lalu, baik menyenangkan atau pun tidak menyenangkan, kemudian kita menjadikannya sebagai suatu pelajaran, peringatan dan motivasi yang berharga dalam menyikapi dan menentukan langkah perjalanan hidup kita selanjutnya.

     Ada pepatah mengatakan:  "Keledai akan terperosok ke lubang yang sama."  Jika kita tidak mau belajar dari pengalaman, suatu saat kita akan melakukan kesalahan yang sama bahkan mungkin lebih parah dari yang sebelumnya dan itu justru akan membawa kita kepada kehancuran.  Hal ini pernah terjadi dalam kehidupan raja Daud.  Ia jatuh dalam dosa perzinahan dengan Batsyeba, padahal Batsyeba adalah isteri Uria, panglimanya sendiri  (baca 2 Samuel 11).  Apa yang dilakukan Daud ini adalah suatu kekejian di hadapan Tuhan, dan serapat-rapatnya Daud ini menyimpan dosa di depan manusia, di hadapan Tuhan semua itu terbuka jelas.  "Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab."  (Ibrani 4:13).  Tuhan tidak tinggal diam sehingga Ia mengutus Natan untuk menegur dan memperingatkan Daud.  Akhirnya Daud menyesal dan Tuhan pun mengampuni kesalahannya, namun setiap dosa selalu membawa konsekuensi,  "...anak yang lahir bagimu itu akan mati."  (2 Samuel 12:14).

     Pengalaman Daud kiranya menjadi guru terbaik bagi kita sekalian, karena belajar dari pengalaman orang lain adalah cara yang paling mudah dan efisien.  Ingat!  Setiap perbuatan dosa selalu membawa dampak yang sangat mengerikan, oleh karena itu jangan main-main dengan dosa.

Segeralah bertobat, pasti Tuhan mengampuni dan memulikan keadaan kita!

Related Posts :

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari