Selasa, 14 Agustus 2012

Kerukunan, kasih persaudaraan dan persatuan dalam nama Yesus


Mat. 18:15-20
"Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Renungan:

Tuhan memanggil murid-murid dan para pengikutNya bukan untuk hidup sendiri sendiri, melainkan untuk hidup bersama dalam komunitas kaum beriman. Hidup bersama tidak mudah. Sering timbul bentrok karena berbeda sifat, pendapat, tujuan dan kepentingan. Orang bisa saja berbuat salah kecil atau besar. Ada dosa yang akibatnya harus ditanggung sendiri, tapi ada juga dosa yang berakibat buruk atau menjadi batu sandungan bagi seluruh kelompok.

Dosa tidak bisa dibiarkan, apalagi dosa yang berpengaruh luas. Maka si pendosa itu harus ditegur, mulai dari teguran di bawah empat mata. Kalau tidak berhasil, dipakai cara yang lebih keras. Apabila semua cara tidak berhasil, biarkan orang itu. Nampak ada kasih dan perhatian, baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok.  Berjalan bersama lebih baik daripada berjalan sendirian. Yesus juga mengutus muridNya berdua-dua, sebab mereka diutus menjadi saksi. Dan kesaksian baru bisa diterima kalau paling sedikit ada dua saksi.

Juga kalau berdua, bila yang satu jatuh, yang lain bisa menolongnya berdiri kembali. bahwa permintaan mereka akan dikabulkan oleh Bapa di surga. Dan bila dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaNya,Ia ada di tengah mereka. Alangkah pentingnya kerukunan, kasih persaudaraan dan persatuan dalam nama Yesus.

(Renungan Harian Mutiara Iman 2012, Yayasan Pustaka Nusatama,Yogyakarta)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Kumpulan Khotbah Stephen Tong

Khotbah Kristen Pendeta Bigman Sirait

Ayat Alkitab Setiap Hari